Video Harimau di Maharani Zoo Lamongan Terlihat Kurus Viral di Medsos, Ini Kata Pengelola

Abdul Wakhid ยท Rabu, 09 September 2020 - 14:22 WIB
Video Harimau di Maharani Zoo Lamongan Terlihat Kurus Viral di Medsos, Ini Kata Pengelola
Baksi, harimau sumatera yang viral di media sosial di tempatkan di kandang khusus. (Foto: iNews/Abdul Wakhid)

LAMONGAN, iNews.id – Video seekor harimau di Kebun Binatang Maharani atau Maharani Zoo Lamongan (Mazoola), Jawa Timur (Jatim) mendadak viral di media sosial lantaran terlihat kurus dan tidak terawat. Pengelola kebun binatang mengatakan, kondisi tersebut dikarenakan harimau telah berusia tua yakni 14 tahun sehingga terlihat kurus jika dilihat dari atas.

Koordinator Marketing Maharani Zoo dan Goa Lamongan, Juli Tri Wahyuningtyas mengatakan harimau sumatera yang diberi nama Baksi ini berjenis kelamin jantan. Dengan usia lebih dari 14 tahun, wajar jika harimau tersebut nampak kerempeng.

"Ini harimau sumatera dengan usia diperkirakan 14 tahun 3 bulan. Sebelumnya dari Kebun Binatang Surabaya (KBS). Sebelumnya lagi menghuni Ragunan," katanya.

Juli menyebut, usia harimau jika berada di alam liar biasanya 15 tahun. Sementara bila berada di penangkaran bisa mencapai 20 tahun.

Kenapa harimau itu bisa kurus? Juli menyebut karena memang dengan kondisi harimau sudah tua, maka wajar jika metabolisme tubuhnya semacam itu.

"Usia sudah tua maka wajar jika kondisi metabolisme tubuhnya seperti itu sehingga tidak bisa gemuk," ujarnya.

Terkait pola makan, Juli menyebut kalau masih sama seperti harimau lain yang menjadi koleksi Mazoola, Per hari harimau di sana mengonsumsi daging sebanyak 1 kali.

Untuk harimau sumatera, pengelola memberi makan lima sampai delapan kilogram daging. Makanan tersebut merupakan campuran antara daging sapi dengan unggas hidup.

"Unggas hidup ini untuk mengasah naluri harimau itu sendiri," katanya.

Sementara itu Kabid BKSDA Wilayah II Gresik, Wiwied Widodo datang langsung ke Maharani Zoo dan Goa Lamongan untuk mengecek kebenaran berita yang tersebar di medsos. BKSDA pun tidak datang sendiri tapi membawa tim untuk memeriksa secara keseluruhan.


Editor : Umaya Khusniah