Ustaz di Banyuwangi Sebarkan Hoaks karena Merujuk Tengku Zulkarnaen 

Ihya Ulumuddin · Rabu, 13 Maret 2019 - 02:15:00 WIB
Ustaz di Banyuwangi Sebarkan Hoaks karena Merujuk Tengku Zulkarnaen 
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. (Foto: Dok.iNews.id)

SURABAYA, iNews.id - Ustaz Supriyanto (65), penyebar hoaks "Jokowi Legalkan Perzinahan" mengaku, kabar bohong itu disampaikan bukan atas pemahaman sendiri. Tetapi merujuk pernyataan politisi PKS Jazuli Juwaini dan rekaman video anggota Majlis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnaen. 

Pernyataan ini disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Selasa (12/3/2019). Barung mengatakan, Supriyanto menjadikan statemen dua tokoh tersebut sebagai referensi pidatonya saat bertemu ibu-ibu pendukung Prabowo-Sandi.  

"Yang bersangkutan mengakui dan membenarkan terkait apa yang ada di dalam rekaman video tersebut. Referensinya adalah Tengku Zulkarnaen dan Jazuli Juwaini," katanya. 

Supriyanto, lanjut Barung, juga mengaku tidak mengetahui dampak dari apa yang telah disampaikanyanya tersebut. "Dia juga mengaku tidak mengetahui kalau ada orang yang merekam kejadian tersebut," ungkap Barung.

Meski begitu, menurut Barung, yang bersangkutan bisa disebut telah melakukan kampanye di tempat ibadah, dan masuk kategori kampanye hitam dengan menyebarkan hoaks.

"Yang bersangkutan adalah takmir masjid dan melakukan apa yang bisa disebut kampanye hitam. Apalagi di wilayah tempat ibadah. Ini juga bisa dibilang hoaks karena ndak ada pernyataan atau adanya undang-undang (UU) yang menyebut zina dilegalkan," tuturnya. 

Karena itu, polisi masih akan mengkaji kasus ini untuk melihat ada tidaknya tindak pidana Pemilu atau ranah UU ITE karena menyebarkan hoaks di media sosial.

"Kita akan lihat apakah yang bersangkutan ini tim sukses atau bukan, atau pelanggarannya masuk ranah Bawaslu atau polisi, kita akan lihat nanti, tapi yang jelas ini masuk UU ITE karena membuat hoaks di media sosial," ucapnya.

Seperti diberitakan, tim gabungan Polres Banyuwangi dan Polda Jawa Timur menangkap Ustaz Supriyanto yang diduga telah menyebarkan berita bohong alias hoaks tentang pelegalan perzinaan oleh pemerintah.

Semburan hoaks yang dilancarkan Supriyanto itu dilakukan dalam pengajian ibu-ibu di sebuah masjid di Kecamatan Kalibari, Banyuwangi pada Sabtu (9/3/2019) lalu. 

Ceramah Supriyanto kemudian viral di media sosial. Selain menuding pemerintah sedang menggodok UU Perzinaan, Supriyanto juga mengampanyekan salah satu pasangan calon presiden tertentu ke jamaahnya yang mayoritas ibu-ibu.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: