Update Covid-19 Jatim 22 Juni: Penambahan Pasien Positif dan Meninggal Dunia Tertinggi di Indonesia

Umaya Khusniah ยท Senin, 22 Juni 2020 - 15:52 WIB
Update Covid-19 Jatim 22 Juni: Penambahan Pasien Positif dan Meninggal Dunia Tertinggi di Indonesia
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) bertambah sebanyak 315 orang pada Senin (22/6/2020). Penambahan ini menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan penambahan jumlah pasien Covid-19 paling banyak di Indonesia.

Saat ini, jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jatim mencapai 9.857 orang. Jumlah ini menduduki peringkat kedua terbanyak di Indonesia setelah DKI Jakarta yang mencapai 10.098 orang.

Data dari Laporan Media Harian Covid-19 tanggal 22 Juni 2020 pukul 12.00 WIB juga mencatat, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari virus ini bertambah 66 orang. Jumlah ini menjadi yang tertinggi kedua di Indonsia setelaH DKI Jakarta, 74 orang.

Dengan demikian, total pasien sembuh di Jatim saat ini terdata ada 2.855 orang. Secara nasional, jumlah pasien yang sembuh di Jatim berada di urutan ke dua setelah DKI Jakarta yang berjumlah 5.128 orang.

Sedangkan jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 hari ini juga bertambah 13 orang. Penambahan jumlah pasien meninggal akibat Covid-19 ini merupakan yang tertinggi di Indonesia. Dengan demikian total jumlah pasien yang meninggal di Jatim akibat Covid-19 ada 728 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, jumlah akumulatif penderita Covid-19 di Indonesia hari ini terdata bertambah signifikan mencapai 954 orang. Dengan tambahan ini, maka jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 secara nasional menjadi 46.845 orang.

“Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah 331 orang. Kini jumlah total menjadi 18.735 orang,” katanya dalam keterangan pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin(22/6/2020).

Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia secara nasional tercatat bertambah yakni 35 menjadi 2.500 orang.


Editor : Umaya Khusniah