get app
inews
Aa Text
Read Next : Gunung Ibu Erupsi, Tinggi Kolom Abu Vulkanis Capai 600 Meter

Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit

Senin, 27 April 2026 - 14:49:00 WIB
Gunung Semeru Meletus Siang Ini, Kolom Abu Capai 500 Meter ke Langit
Gunung Semeru erupsi dengan kolom abu 500 meter, warga diminta jauhi zona bahaya. (Foto: PVMBG)

LUMAJANG, iNews.id - Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Senin (27/4/2026) pukul 10.44 WIB. Letusan gunung tertinggi di Pulau Jawa ini memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 500 meter di atas puncak.

Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang mengarah ke barat daya.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 27 April 2026, pukul 10:44 WIB tinggi kolom abu teramati ± 500 meter di atas puncak," tulis @badangeologi dikutip Senin (27/4/2026).

Erupsi Gunung Semeru juga terekam di alat seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 156 detik. Aktivitas ini menunjukkan gunung yang memiliki ketinggian 4.176 meter di atas permukaan laut tersebut masih aktif.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk mengantisipasi potensi bahaya.

Masyarakat dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak. Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari sempadan sungai karena berpotensi terdampak aliran lahar.

PVMBG juga mengimbau agar tidak ada aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Area tersebut berisiko tinggi terhadap lontaran batu pijar saat erupsi.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sejumlah aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru. Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungai yang terhubung dengan aliran tersebut.

PVMBG mengingatkan warga untuk terus memantau informasi resmi dan mengikuti arahan dari pemerintah guna menghindari risiko bencana.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut