Syekh Ali Jaber Bakal Ceramah di Malang dan Jember, Polda Minta Jemaah Diseleksi

Ihya Ulumuddin ยท Rabu, 16 September 2020 - 17:39 WIB
Syekh Ali Jaber Bakal Ceramah di Malang dan Jember, Polda Minta Jemaah Diseleksi
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jatim, Surabaya, Jatim, Selasa (11/2/2020). (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id – Polda Jawa Timur (Jatim) siap mengawal agenda ceramah Syekh Ali Jaber di Malang dan Jember. Polisi akan bekerja sama dengan panitia pengajian untuk memastikan keamanan kegiatan pengajian yang dihadiri Syekh Ali Jaber.

“Polres setempat (Malang dan Jember) akan datang ke lokasi untuk pengamanan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu (16/9/2020).

Trunoyudo mengatakan, kegiatan pengajian sejatinya menjadi tanggung jawab penuh panitia penyelenggara. Karena itu, pihaknya mengimbau untuk tetap berhati-hati, termasuk menyeleksi jemaah yang hadir.

“Polisi akan melibatkan penyelenggara untuk selektif kepada jemaahnya. Misalnya menyeleksi jemaah yang membawa senjata,” katanya

Trunoyudo mengatakan, dua hal yang perlu diperhatikan oleh panitia penyelenggara, yakni memastikan penerapan protokol kesehatan di lokasi pengajian dan memastikan tidak ada jemaah yang membawa benda-benda berbahaya dan membahayakan, seperti senjata tajam. “Lagian juga ngapain ke pengajian membawa senjata tajam,” ujarnya.

Penceramah Syekh Ali Jaber dikabarkan akan berceramah di Jatim, masing-masing di Malang dan Jember. Kepastian kegiatan tersebut disampaikan Syech Ali Jaber sendiri saat program Podcast #CloseTheDoor Corbuzier, Rabu (16/9/2020).

“Enggak ada, saya pasrah. Kebetulan saya besok ada acara di Jember sama Malang,” kata Syekh Ali Jaber menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier.

Diketahui, Syekh Ali Jaber menjadi korban menusukan seusai berceramah di Masjid Falahudin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Lampung, Minggu (3/9/2020). Dalam insiden tersebut, Syekh Ali Jaber terluka di lengan kanan. Polisi juga masih melakukan penyidikan atas kasus ini.


Editor : Ihya Ulumuddin