Sosok Ki Ageng Gribig, Penyebar Islam saat Kerajaan Mataram Ekspansi Kekuasaan ke Malang
Ada istilah penyebutan Gribig berasal dari kata istilah bahasa Arab Al Maghribi. Konon istilah ini juga berkaitan dengan nisan yang ditemukan di Kesultanan Demak.
Di Kompleks pemakaman Ki Ageng Gribig juga terdapat beberapa makam dengan nisan bertuliskan bahasa Arab yang konon juga terkait asal usul Ki Ageng Gribig.
"Ada juga sebenarnya kalau menurut tulisan, bukan Ki Ageng Gribig tapi Kyai Ageng Gribig. Jadi sosok yang boleh dikatakan sepuh lebih ke kyai atau umaro. Gribig ada yang menerjemahkan nggrebek, penyampaian syiar Islamnya ramai," katanya.
Namun analisis sejarah itu disebut Devi masih belum memiliki catatan yang pasti. Sebab, ada beberapa segmen sejarah yang masih belum terungkap dan menjadi misteri.
Catatan mengenai sosok Ki Ageng Gribig masih minim. Namun bisa dipastikan sosoknya merupakan penyebar agama Islam dari kawasan sekitar Yogyakarta yang dahulu menjadi basis Kesultanan Mataram Islam.
Editor: Reza Yunanto