Sidoarjo Siap Perpanjang PPKM, Jalan Protokol Ditutup Mulai Pukul 22.00-04.00 WIB

Pramono Putra · Minggu, 24 Januari 2021 - 22:37:00 WIB
Sidoarjo Siap Perpanjang PPKM, Jalan Protokol Ditutup Mulai Pukul 22.00-04.00 WIB
Pemkab Sidoarjo siap memperpanjang pemberlakuan PPKM hingga 8 Februari mendatang. (Foto: iNews/Pramono Putra)

SIDOARJO, iNews.idPemkab Sidoarjo siap memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali hingga 8 Februari mendatang. Upaya itu untuk menekan penyebaran Covid-19.

Seperti pelaksanaan PPKM tahap 1 yang dilakukan 11-25 Januari 2021, sejumlah aturan PPKM tahap 1 akan dilakukan kembali pada PPKM tahap 2, seperti Aturan Jam Malam, dan Penegakan Disiplin Masyarakat terhadap Aturan Protokol Kesehatan melalui Operasi Yustisi.

Satgas Penanganan Covid Sidoarjo juga akan terus mengoptimalkan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan selama pelaksanaan PPKM tahap kedua hingga 8 Februari Mendatang. 

Dalam Operasi Yustisi Protokol Kesehatan ini, Satgas Penanganan Covid Sidoarjo akan tetap memberikan sangsi Administrasi kepada pelanggar Protokol Kesehatan dengan memberikan denda uang yang besarannya akan diputuskan oleh Hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji menegaskan, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan merupakan cara paling ampuh untuk menyadarkan masyarakat Sidoarjo dalam mematuhi aturan protokol kesehatan. 

“Sehingga dalam pelaksanaan PPKM tahap kedua nanti, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan akan lebih dioptimalkan di masyarakat,” katanya, Minggu (24/1/2021).

Tidak hanya di kawasan jalan protokol, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan juga akan dilakukan ke sejumlah wilayah perkampungan atau perumahan warga, khususnya disejumlah desa yang hingga kini masih tercatat masih tinggi untuk penyebaran Covid-19.

Penutupan jalan protokol di sejumlah titik mulai dari perbatasan kota hingga tengah kota akan tetap dilakukan, sesuai aturan jam malam mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.

“Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Sidoarjo masih cukup efektif untuk menyadarkan masyarakat dalam mematuhi aturan protokol kesehatan,” katanya. 

Editor : Kastolani Marzuki