Ratusan Penjahat Jalanan di Surabaya Ditangkap selama Operasi Sikat Semeru

Lukman Hakim ยท Selasa, 21 Juli 2020 - 17:15 WIB
Ratusan Penjahat Jalanan di Surabaya Ditangkap selama Operasi Sikat Semeru
Ratusan penjahat jalanan yang diamankan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (21/7/2020). (Foto: SINDOnews/Lukman Hakim)

SURABAYA, iNews.id – Sebanyak 381 penjahat jalanan ditangkap Polrestabes Surabaya selama Operasi Sikat Semeru yang berlangsung dua pekan, mulai Senin (6/7/2020) hingga Jumat (17/7/2020). Dari jumlah tersebut, korps bhayangkara paling banyak menggulung pelaku kasus pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Ratusan penjahat jalanan tersebut dipamerkan di Mapolrestabes Surabaya Jalan Sikatan, Selasa (21/7/2020). Adapun rincian dari ratusan kasus yang diungkap tersebut, yakni 160 tersangka kasus pencurian, 89 tersangka kasus jambret dan begal, 89 kasus curanmor. Sisanya terdiri atas kasus premanisme dan penyalahgunaan senjata tajam.

“Kami mengapresiasi kinerja Satreskrim Polrestabes Surabaya dan jajaran polsek yang terus melakukan upaya penindakan pelaku kejahatan di tengah pandemi Covid-19,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhony Eddison Isir didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Selasa (21/7/2020).

Kapolrestabes Surabaya menambahkan, dengan keterbatasan di tengah pandemi Covid-19, Satreskrim Polrestabes Surabaya dan polsek jajaran masih berupaya maksimal menekan jumlah gangguan keamanan dan ketertiban. Meski banyak kasus kejahatan yang sudah diungkap, Isir menegaskan perang melawan pelaku kejahatan tidak berhenti.

“Kepolisian harus terus melakukan patroli baik terbuka maupun tertutup. Ini untuk menutup ruang gerak para pelaku kejahatan," ujar Isir.

Kapolrestabes Surabaya juga mengatakan, dalam kasus kejahatan jalanan ini, Polrestabes mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya mobil sebanyak empat unit dan motor 101 unit, handphone 116 unit.

Kemudian, dua unit laptop, dua unit televisi, satu kipas angin, dua magic com, satu kompor gas, satu bor listrik, satu speaker aktif, perhiasan emas, jam tangan dan ratusan barang bukti kejahatan lainnya.

“Selain penindakan represif, kami melakukan upaya preemtif dan preventif. Seperti dua pelaku pembobol rumah yang terpaksa kami tindak tegas terukur sampai meninggal dunia. Itu karena sudah sangat meresahkan dan melawan saat kami tangkap,” kata Isir.


Editor : Maria Christina