Datangi DPRD, Sekdaprov Berharap RUPS Bank Jatim Tetap Berjalan

Ihya Ulumuddin ยท Selasa, 21 Juli 2020 - 16:25 WIB
Datangi DPRD, Sekdaprov Berharap RUPS Bank Jatim Tetap Berjalan
Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) akhirnya merespons rekomendasi DPRD Jatim terkait polemik direksi Bank Jatim. Siang tadi, mereka mendatangi Komisi C DPRD Jatim, berharap Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Jatim tetap bisa berjalan Kamis 23 Juli 2020 mendatang.

“Saya selaku sekda ditugasi oleh Bu Gubernur untuk menyampaikan hal-hal yang tidak terkomunikasi di dalam proses-proses RUPS dan sebagainya,” kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Heru Tjahjono seusai bertemu Komisi C DPRD Jatim, Selasa (21/7/2020).

Terkait rekomendasi Komisi C DPRD Jatim, Heru mengaku, Pemprov Jatim sudah memberikan jawaban. Namun, tidak tertuang melalui surat. Jawaban tersebut disampaikan dengan berkomunikasi langsung. “Kami hadir, kami datang bersama seluruh komisaris dan direksi Bank Jatim,” katanya.

Koordinasi dan pembicaraan ini, menurut dia, terus dilakukan secara intens. Pihaknya juga akan menindaklanjuti saran dan arahan Komisi C DPRD Jatim.

“Setelah kita melakukan koordinasi, melakukan pembicaraan tentunya tidak sekali saja. Kami Sekdaprov mewakili Pemprov Jatim akan menindaklanjuti saran dan arahan Komisi C yang selanjutnya akan kita lakukan RUPS besok 23 Juli,” ujarnya.

Ketua Komisi C DPRD Jatim M Fawaid, bersyukur, akhirnya polemik Bank Jatim terselesaikan. Sekdaprov sudah datang menjelaskan duduk perkara dalam proses perekrutan jajaran direksi. “Alhamdulillah sudah ada respons dari Pemprov, tapi masih akan berkordinasi dengan pimpinan dewan,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu menyebut dari penjelasan yang dilontarkan, sudah tertuang poin jawaban surat rekomendasi yang pernah dikirim. Meski begitu, dia tidak mau terburu-buru mengambil keputusan. Pihaknya tetap akan berkonsultasi dengan pimpinan DPRD Jatim.

“Ini akan kita konsultasikan dengan pimpinan dewan. Tapi yang jelas, harapan kami tentang rekomendasi, sudah direspons,” kata politisi Partai Gerindra ini.

Diketahui, beberapa waktu lalu, Komisi C DPRD Jatim meminta Bank Jatim menunda dulu RUPS, sebelum rekomendasi yang pernah disampaikan dijawab. Bahkan, komisi yang membidangi keuangan itu juga sempat memunculkan wacana interpelasi kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Rekomendasi DPRD Jatim berisi dua poin. Pertama, panitia seleksi perekrutan calon direksi Bank Jatim dinilai tidak sesuai dengan pasal 38 huruf c Peraturan Pemerintah No 54 tahun 2017 tentang BUMD, dan Permendagri No 37 tahun 2018. Kedua, batas usia posisi direksi yang melebihi dari yang disyaratkan, yakni 35-50 tahun.


Editor : Ihya Ulumuddin