Prihatin, Alissa Wahid Minta Gusdurian Lacak Penganiayaan Pelajar 13 Tahun di Malang

Ihya Ulumuddin · Selasa, 23 November 2021 - 10:11:00 WIB
Prihatin, Alissa Wahid Minta Gusdurian Lacak Penganiayaan Pelajar 13 Tahun di Malang
Tangkapan layar saar pelajar 13 tahun di Malang dianiaya dan dilecehkan oleh beberapa remaja. (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Putri Presiden ke-4 Gus Dur, Alissa Wahid prihatin atas penganiayaan pelajar 13 tahun di Malang yang videonya viral di media sosial. Selain meminta beberapa kolega mencari informasi atas penganiayaan itu, Alissa juga meminta kepada jaringan Gusdurian untuk peduli dan memberikan santunan kepada korban. 

Ungkapan keprihatinan dan seruan itu disampaikan Alissa melalui akun Twitter @AlissaWahid. "Ya Allah. Segera saya minta kawan-kawan @GaruadaMalang @Mahpoer @IlmiNajib untuk mencari informasi selengkapnya," katanya. 

Alissa juga men-CC cuitan itu kepada @gusdurians dan @gusdurianpeduli untuk memberi santunan kepada korban. "Siapkan santunan ya," ucapnya. 

Cuitan Alissa Wahid ini membelas unggahan @Zoelfick tentang video penganiayaan korban di media sosial. Pada video iti @zoelfick memberika narasi "Dia jadi korban pelecehan dan kekerasan dari seseorang pria beristri tetapi sang istri menyalahkan si anak dan bersama 7 orang lain menyiksanya,".

Cuitan Alissa ini pun langsung mendapat respons dari ratusan netizen. Semuanya prihatin dan mengecam tindakan biadab tersebut. 

@zenin misalnya menulis "Santunannya nanti dulu ning. Mohon bantuannya untuk membuka jalan memberikan perlindungan dan keadilan untuk adik (korban) itu. Apa pun realitanya tidak bisa dibenarkan perlakuan orang-orang yang melakukan kekerasan video tersebut. seperti bukan manusia begitu. 

Diketahui, seorang pelajar 13 tahun di Malang dianiaya sejumlah remaja laki-laki dan perempuan. Selain ditendang, dipukul dan ditarik rambutnya, korban juga dihina dan dimaki berkali-kali. 

Informasi yang dihimpun, sebelum dianiaya dan dibully, korban juga diperkosa oleh tetangganya. Kasus penganiayaan dan pelecehan ini kini ditangani Polres Malang. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Bagikan Artikel: