Pria di Jember Tak Sengaja Tembak Teman hingga Tewas saat Cek Senapan yang Mau Dijual

Bambang Sugiarto ยท Sabtu, 11 Januari 2020 - 17:00 WIB
Pria di Jember Tak Sengaja Tembak Teman hingga Tewas saat Cek Senapan yang Mau Dijual
Samsul Arifin dan senapan angin miliknya telah diamankan petugas Polres Jember, Jatim, Sabtu (11/1/2020). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id – Seorang pria di Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), Samsul Arifin, diduga tidak sengaja menembak temannya hingga tewas saat memeriksa senapan angin yang akan dijual. Korban tewas setelah tertembak di bagi pipi kanan, Sabtu (11/1/2020).

Korban Erfan, warga Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, yang mengalami pendarahan hebat sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, sebelum mendapat perawatan rumah sakit, korban mengembuskan napas terakhir.

Akibat kejadian nahas itu, Samsul Arifin, warga Desa Garahan, Kecamatan Silo, Jember telah diamankan polisi. Pelaku menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jember karena tindakan cerobohnya.

 

BACA JUGA:

Terkena Peluru Nyasar, 1 Warga di Pasuruan Terluka dan Kaca Rumah Pecah

Kontak Senjata dengan KKB di Nduga Papua, 1 Anggota Brimob Tertembak

 

Berdasarkan pemeriksaan polisi, peristiwa itu berawal saat Samsul mencoba senapan angin miliknya yang akan dijual kepada temannya bernama Erfan. Senjata itu biasa digunakan memburu binatang pengganggu tanaman, seperti burung atau tikus.

Samsul diduga mengira senapan itu tidak ada pelurunya. Saat mencoba, Samsul mengarahkan moncong senapan angin ke bagian pipi temannya. Tenyata, peluru melesat dan mengenai pipi temannya hingga mengalamai pendarahan hebat.

Warga yang mengetahui penembakan itu kemudian membawa korban ke Puskesmas Silo. Karena terus mengeluarkan darah, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Dokter Soebandi Jember. Sayangnya sesampai di rumah sakit dan tim medis belum melakukan upaya apapun, korban meninggal dunia.

AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, kasus penembakan tersebut masih ditangani kepolisian. Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pemilik senapan angin, Samsul Arifin.

“Benar terjadi penembakan senapan angin oleh warga Kecamatan Silo itu atas temannnya warga Kecamatan Kalibaru Banyuwangi. Kami masih melakukan pemeriksaan intensif kepada pelaku dan akan merilis kasus ini dalam beberapa hari ke depan,” katanya.

Salah satu warga Jember, Barata, warga yang berdomisili di area sekitar hutan di daerah itu memang banyak yang memiliki senapan angin. Senjata itu telah dimodifikasi dengan memperbesar tabung angin. Diduga, senapan angin milik Samsul Arifin yang memakan korban juga telah dimodifikasi.

“Senapan angin yang standard biasanya tekanannya tidak terlalu kuat. Tapi, karena kemungkinan senapan angin tersebut telah dimodifikasi sedemikian rupa hingga kecepatan luncurnya mirip softgun. Ini sangat berbahaya jika tidak diawasi,” kata Barata.


Editor : Maria Christina