Pikap Tabrak 2 Motor karena Ban Pecah di Jombang, 1 Tewas dan 2 Korban Luka-Luka

Mukhtar Bagus · Senin, 17 Februari 2020 - 14:23 WIB
Pikap Tabrak 2 Motor karena Ban Pecah di Jombang, 1 Tewas dan 2 Korban Luka-Luka
Polisi memeriksa ban mobil pikap yang menabrak dua sepeda motor di jalan raya Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (17/2/2020). (Foto: iNews/Mukhtar Bagus)

JOMBANG, iNews.id – Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), Senin (17/2/2020). Sebuah mobil pikap menabrak dua sepeda motor karena bannya pecah. Akibatnya, satu orang tewas dan dua korban lain luka-luka.

Detik-detik saat kecelakaan terjadi terlihat dalam video amatir yang direkam warga. Salah satu korban tampak tergeletak sejauh 20 meter dari lokasi kecelakaan. Sementara dua korban lain tergeletak tepat di bawah kendaraan masing-masing.

Korban yang tewas pengendara motor bernama Suwati (45), warga Desa Banjardowo, Kecamatan Kota Jombang. Korban langsung tewas di lokasi kecelakaan setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil pikap yang melaju di belakang.

Kanit Turjawali Polres Jombang Iptu Mulyani menjelaskan, kronologi kecelakaan bermula saat mobil pikap yang dikemudikan Sudarman (55), warga Krembangan-Surabaya, melaju kencang dari Jombang ke arah Nganjuk. Saat melintas di lokasi kejadian, roda depan mobil ini tiba-tiba meletus.

Mobil pun oleng ke kanan dan menabrak pengendara motor yang melaju searah di depannya. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan juga melaju sepeda motor lain dengan kecepatan tinggi. Sepeda motor langsung bertabrakan dengan mobil pikap.

“Kecelakaan tersebut terjadi karena diduga ban pikap yang terlibat kecelakaan pecah, tiba-tiba meletus. Akhirnya pikap oleng, nabrak dua motor dari arah berlawanan,” kata Iptu Mulyani.

Mulyani mengatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga korban, yakni satu korban tewas dan dua luka-luka. Seluruh korban sudah dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke RSUD Jombang. Polres Jombang juga masih menangani kasus kecelakaan lalu lintas tersebut.


Editor : Maria Christina