Pesepeda di Probolinggo Tewas Terlindas Truk, Sopir Tak Menyadari Ada Kecelakaan

Hana Purwadi ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 20:00 WIB
Pesepeda di Probolinggo Tewas Terlindas Truk, Sopir Tak Menyadari Ada Kecelakaan
Pesepeda di Probolinggo tewas terlindas truk, Rabu (8/7/2020) siang . (Foto: iNews/Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Seorang pesepeda tewas terlindas truk di Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), Rabu (8/7/2020) siang. Sopir truk tidak menyadari telah melindas korban sampai akhirnya diberhentikan oleh pengendara lain.

Juhri (50) warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Pajarakan, Probolinggo ini tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala dan dada. Peristiwa nahas ini terjadi di Jalur Pantura, tepatnya di Desa Pajarakan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Sopir truk bermuatan pakan ternak, Edi Rinekso, warga Situbondo ini mengaku tengah melintas dari arah barat ke timur atau menuju Bali. Dia menyalip korban yang saat itu tengah bersepeda di bahu jalan di jalur yang sama.

Edi tidak mengetahui jika korban terpeleset dan jatuh di bawah truk dan terlindas. Dia tetap melaju hingga akhirnya diberhentikan orang yang mengatakan truknya melindas pesepeda.

"Saya tidak tahu kalau melindas orang. Saya menyalip korban lalu tiba-tiba dihentikan orang," katanya.

Peristiwa ini segera dilaporkan ke aparat terkait. Petugas yang menerima laporan segera menuju lokasi dan olah TKP.

Kanit Laka Polres Probolinggo, Ipda Arif mengatakan diduga korban hendak menuju badan jalan, namun terpeleset dan jatuh. Nahas, ada truk dengan nopol DK 9561 HD lewat dari arah yang sama, dan langsung melindas korban.

“Diduga terpeleset saat hendak naik ke badan jalan, sehingga terlindas truk yang melintas " katanya.

Jasad korban lantas dievakuasi ke Rumah Sakit Waluyo Jati untuk dilakukan autopsi. Kini kasus kecelakaan ini ditangani unit Laka Lantas Polres Probolinggo.

Aparat mengumbau kepada pengendara sepeda angin hendaknya berhati-hati bila melintas di Jalur Pantura. Di jalan ini kerap melintas kendaraan berat atau kendaraan berkecapatan tinggi.


Editor : Umaya Khusniah