Perketat Penyekatan, Pemkab Ngawi Siagakan Petugas di Exit Tol dan Perbatasan
NGAWI, iNews.id - Penyekatan pemudik di wilayah Kabupaten Ngawi tahun ini lebih ketat. Selain di perbatasan, penyekatan juga akan dilakukan di semua exit tol.
"Berdasar imbauan Gubernur Jawa Timur, semua exit tol dilakukan penyekatan, sehingga kendaran yang keluar melalui exit tol Ngawi akan dilakukan penyekatan," kata Bupati Ngawi Onny Anwar Harsono seusai apel kesiapan pengamanan mudik, Selasa (27/4/2021).
Onny mengatakan, pada tahun 2020, penyekatan dilakukan di exit tol Ngawi bagi pemudik dari Jawa Tengah masuk Jawa Timur yang melalui jalur tol. Namun kini semua exit tol di seluruh Jawa Timur akan dilakukan penyekatan.
Di lokasi penyekatan itu, semua kendaraan yang masuk ke exit tol Ngawi akan dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan itu meliputi izin perjalanan, tugas pemerintahan dan keterangan keperluan penting.
"Selain dua alasan itu berikut surat keterangan resminya, warga yang melintas harus putar balik" ujarnya.
Selain exit tol , ada dua titik utama non exit tol yaitu di perbatasan Jatim dan Jawa Tengah di Mantingan, serta perbatasan Ngawi-Bojonegoro di Banyuurip.
Di setiap 3 titik penyekatan itu akan didirikan posko yang akan dijaga 45 orang petugas untuk sekali sift. Posko tersebut akan beroperasi selama 24 jam.
Selanjutnya untuk pendatang yang terlanjur mudik, Tim Gugus Covid-19 di tingkat desa, diharapkan siaga. Pendatang yang tidak bisa menunjukkan keterangan negatif pada tes rapid antigen, maka diminta untuk melakukan isolasi mandiri lima hari.
Editor: Ihya Ulumuddin