Peredaran Sabu 25 Kg dalam Kemasan Teh China Digagalkan di Surabaya

Ihya' Ulumuddin ยท Sabtu, 15 Februari 2020 - 02:01 WIB
Peredaran Sabu 25 Kg dalam Kemasan Teh China Digagalkan di Surabaya
Peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 25 kg digagalkan Polrestabes Surabaya. (Foto: iNews id/Ihya Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id – Peredaran narkoba jenis sabu seberat 25 kg digagalkan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Jumat (14/2/2020).

Serbuk haram tersebut diamankan dari seorang pengedar asal Bangkalan Madura, Aconk, di sebuah kamar kos di Jambangan Surabaya. Tak hanya itu, dari kamar kos Aconk, polisi juga mengamankan 10.000 pil ekstasi.

Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengatakan, Aconk diamankan di sebuah kamar kos di kawasan Jambangan, Jumat (14/2/2020).

Di kamar kos itulah, polisi menemukan kemasan sabu sebanyak 12 kg. Tak hanya itu, polisi juga menemukan 10.000 butir pil ekstasi dalam kemasan bungkus kopi.

Sukses ini memaksa aparat mengeler Aconk ke tempat tinggalnya di Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura. Hasilnya, polisi menemukan sabu lebih besar lagi, 13 kg.

Sabu belasan kilogram tersebut dikemas dalam bungkus teh China, dan dimasukkan dalam tiga tas besar. Modus tersebut sengaja digunakan pelaku untuk menyamarkan.  “Itu cara pelaku (mengemas sabu dalam bungkus teh) untuk mengelabui petugas,” katanya.

Ardian menduga, tersangka Acong adalah bagian dari jaringan narkoba kelas kakap. Ini karena jumlah barang bukti yang ditemukan cukup banyak. Apalagi, pihaknya juga menemukan bukti transaksi berupa transfer uang dari sejumlah rekening.

Ardian mengatakan, Aconk menjalankan bisnis haram tersebut sejak tiga bulan lalu. Wilayah operasinya di Surabaya dan Madura. “Saat ini kami masih mengembangkan, siapa yang menggerakkan pelaku,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki