Penemuan Tulang Belulang di Musala, Anak dan Istri Korban Saling Tuduh sebagai Pembunuh

Bambang Sugiarto ยท Senin, 04 November 2019 - 16:01:00 WIB
Penemuan Tulang Belulang di Musala, Anak dan Istri Korban Saling Tuduh sebagai Pembunuh
Polisi menyaksikan pekerja yang membongkar lantai di musala rumah Surono, Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jatim, Senin (4/11/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id – Kasus penemuan tulang belulang manusia di bawah keramik lantai musala rumah di Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), masih menjadi misteri. Sejauh ini, tulang belulang itu diduga korban Surono, pemilik rumah yang hilang sejak Mei 2019.

Kapolsek Ledokombo AKP Wardoyo Utomo mengatakan, petugas Polsek Ledokombo masih menyelidiki kasus tersebut. Untuk penyelidikan, polisi telah mengamankan istri korban Sani dan putranya Bahar. Anehnya berdasarkan hasil pemeriksaan, anak dan ibu itu saling tuduh sebagai pembunuh Suroso.

“Kami sudah mengamankan dua orang, ibu sama anak, tapi mereka saling menuduh. Si ibu membuka bahwa yang membunuh anaknya. Tapi si anak juga saat diperiksa, balik menuduh orang tuanya,” ujar Wardoyo di sela-sela pembongkaran lantai musala rumah Surono, Senin (4/11/2019).

Sementara itu, Tim Inafis dan DVI Polda Jatim telah mendatangi musala di rumah yang diduga di dalamnya terdapat tulang belulang Surono. Pembongkaran dilakukan setelah polisi menerima laporan dari keluarga korban yang mencurigai Surono tewas dibunuh. Jasadnya lalu dikuburkan di bawah lantai musala yang terdapat di dapur rumah korban.

“Meskipun ibu dan anak saling menuduh dan tidak mengakui, polisi tidak sepicik itu, tetap kami lakukan upaya-upaya. Kami masih melakukan penyelidikan untuk menentukan tersangka,” kata Wardoyo.

Suasana pembongkaran lantai di musala rumah Surono, Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jatim, Senin (4/11/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

Wardoyo mengatakan, saat pembongkaran makam tersebut, polisi melihat kejanggalan di lokasi musala rumah korban. Musala terlihat lebih panjang dari umumnya dan diplester semen sehingga tampak menjorok keluar.

“Bentuk dari tempat ibadah itu agak janggal, melebihi batas tembok,” ujarnya.

Dalam pembongkaran tersebut, polisi melibatkan keluarga Surono dan penggali tanah. Di awal pembongkaran lantai musala yang masih bisa disaksikan para wartawan, petugas menemukan kain sejenis sarung.

Saat penggalian, wartawan tidak diizinkan lagi mengambil gambar. Informasi diperoleh, polisi menemukan tulang belulang diduga jasad Surono.

Warga beramai-ramai menyaksikan pembongkaran lantai di musala rumah Surono, Dusun Juroju, Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jatim, Senin (4/11/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

Sementara itu, proses pembongkaran makam dihadiri banyak warga setempat. Warga yang geger dan penasaran tampak beramai-ramai mendatangi rumah Surono untuk melihat dari dekat pembongkaran lantai musala.

Melihat kondisi itu, Tim DVI Polda Jatim memutuskan untuk memeriksa temuan dari pembongkaran musala, secara tertutup di dalam rumah Surono. Temuan itu selanjutnya dibawa ke Polda Jatim untuk dianalisis. Namun, polisi belum memberikan keterangan terkait hal ini.

Editor : Maria Christina

Bagikan Artikel: