Penemuan Mayat Perempuan Hangus Terbakar di Kebun Kelapa Gegerkan Warga Banyuwangi

Eris Utomo ยท Sabtu, 25 Januari 2020 - 16:57 WIB
Penemuan Mayat Perempuan Hangus Terbakar di Kebun Kelapa Gegerkan Warga Banyuwangi
Petugas memasang garis polisi di lokasi penemuan mayat perempuan hangus terbakar di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (25/1/2019). (Foto: iNews/Eris Utomo)

BANYUWANGI, iNews.id – Sesosok mayat dengan kondisi hangus terbakar, ditemukan di kebun kelapa di Dusun Kedawung, Desa Pondoknongko, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (25/1/2019). Penemuan mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan tersebut menggegerkan warga setempat.

Saat ditemukan, mayat yang belum diketahui identitasnya, dalam posisi tengkurap. Kondisi seluruh tubuhnya bekas terbakar api. Selain itu, kaki sebelah kirinya hangus tak tersisa akibat dilalap api.

Sebuah helm berwarna merah muda ditemukan di dekat mayat yang terbakar. Ada juga sepasang sepatu sandal yang masih utuh di sana, diduga milik korban.

 

BACA JUGA:

Tega! Janin Dibuang di Pinggir Jalan Banyuwangi Bersama Uang dan Surat Wasiat

Tak Punya Uang, Pasutri Jombang Bunuh Guru SMP dengan Paving

 

Babinsa Kabat, Serda Ahmad Fauzi mengatakan, penemuan mayat perempuan hangus terbakar itu berawal dari warga yang melintas di kebun kelapa tersebut. Sebelumnya warga memang melihat ada yang sedang membakar di kebun, tapi warga tidak curiga. Belakangan, warga pun kaget karena menemukan ada sosok manusia yang hangus terbakar.

“Ada korbaran api di sini, dikira sama masyarakat ada petani membakar sehingga tidak curiga. Ternyata setelah itu ditemukan ada mayat perempuan dengan kondisi bekas terbakar. Kalau dilihat sekilas, sepertinya korban perempuan,” kata Serda Ahmad Fauzi.

Warga tersebut langsung memberitahukan kepada warga lain yang segera berdatangan ke sana. Penemuan mayat itu langsung dilaporkan kepada kepolsian setempat.

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan memasang garis polisi. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi sebagai awal pendalaman kasus yang menggegerkan warga Banyuwangi tersebut.


Editor : Maria Christina