get app
inews
Aa Text
Read Next : Maling Bobol Rumah Penjual Emas di Batu Jatim, Gasak 3 Brankas Berisi Logam Mulia

Pemprov Jatim Prioritaskan Dana PEN Rp2 Triliun untuk UMKM 

Kamis, 11 Maret 2021 - 20:21:00 WIB
Pemprov Jatim Prioritaskan Dana PEN Rp2 Triliun untuk UMKM 
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (istimewa).

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) akan memprioritaskan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Harapannya, dana titipan Kemeterian Keuangan itu bisa menjadi pengungkit ekonomi di tengah pandemi. 

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indara Parawansa mengatakan, UMKM memiliki peran besar bagi Jawa Timur. Bahkan menyumbang 56 persen dari PDRB. Karena itu dia ingin agar penyaluran dana PEN dari Bank Jatim dikawal agar bisa tepat sasaran dan bisa maksimal mengungkit pemulihan ekonomi Jatim. 

"PDRB Jawa Timur itu backbone-nya UMKM. Maka tentu kita akan terus mengawal komitmen Bank Jatim untuk pemberian kredit bagi pelaku UMKM," kata Khofifah, Kamis (11/3/2021).

Khofifah mengatakan, Pemprov Jatim baru saja menggelar pelantikan untuk kepala daerah baru di 17 daerah. Dia berharap semua bersinergi, termasuk dengan sektor perbankan. 

"Saya juga pesan bahwa dalam waktu dekat kita akan punya Kawasan Industri Halal (KIH). Karena nanti KIH akan konsen pada industri kecil dan menengah, maka Bank Jatim juga harus memberi support," katanya. 

Sementara itu, Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman mengatakan, penyaluran dana PEN sebesar Rp2 triliun untuk tahun 2021 ini dilakukan terhitung tanggal 10 Februari 2021. Dana ini akan segera disalurkan pada nasabah, maupun debitur yang terdampak langsung maupun tidak langsung pandemi Covid-19. 

"Sektor yang bisa mengakses kredit PEN inI dari semua sektor. Mulai dari sektor mikro, retail, maupun komersial," katanya. 

Diketahui, pada pertengahan tahun lalu, emiten berkode saham BJTM itu juga mendapat dana PEN sebesar Rp2 triliun. Ada dua skema yang disiapkan untuk penyaluran kredit tersebut. Pertama, Direct Loan, yakni menyalurkan pinjaman kepada nasabah langsung. 

Kedua, Two Step Loan, yakni menyalurkan dana ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) atau Baitul Maal wat Tamwil (BMT). Setelah itu, baru disalurkan ke masyarakat. 

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut