get app
inews
Aa Text
Read Next : 3 Jalur Alternatif Solo Surabaya, Pilihan Terbaik Hindari Macet Parah!

Menyusul Saudara Kembarnya Sofia, Bayi Salma Meninggal Dunia

Kamis, 15 Februari 2018 - 17:15:00 WIB
Menyusul Saudara Kembarnya Sofia, Bayi Salma Meninggal Dunia
Jenazah bayi Salma dibawa sang ayah dari ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soetomo, Kamis (15/2/2018). (Foto: iNews/Yudha Prawira).

SURABAYA, iNews.id - Setelah menjalani perawatan intensif selama 15 hari di ruang neonatus ICU gedung bedah pusat terpadu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soetomo, pascamenjalani operasi pemisahan darurat, bayi kembar siam dempet perut, Salma, meninggal dunia, Kamis (15/2/2018). Meninggalnya Salma menyusul kembarannya, Sofia yang meninggal dunia sehari pascaoperasi. Sama seperti Sofia, bayi Salma meninggal juga akibat gagal fungsi multi organ .

Dalam kondisi terbungkus kain kafan, jenazah bayi Salma dibawa tim dokter bayi kembar siam ke dalam peti jenazah yang sudah dipersiapkan di kamar jenazah RSUD Dokter Soetomo Surabaya. Jenazah bayi Salma ini hendak dibawa pulang ke rumah duka, setelah secara resmi tim bayi kembar siam menyerahkan jenazahnya kepada keluarga.

Salma, salah satu bayi kembar siam dempet perut, meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 15 hari, di ruang neonatus ICU gedung bedah pusat terpadu (GBPT) RSUD Dokter Soetomo Surabaya, pascaoperasi pemisahan darurat akhir Januari lalu.

Hasil diagnosa dokter, bayi Salma meninggal setelah mengalami gagal fungsi multi organ, akibat gangguan organ bawaan di dalam tubuhnya. Meskipun tim dokter dan tim medis bayi kembar siam, terus berupaya menstabilkan kondisi bayi Salma , namun karena sejak awal kondisi bayi Salma buruk, membuatnya gagal bertahan pascamenjalani operasi pemisahan dengan kembarannya Sofia pada Rabu, akhir Januari lalu.

“Mengapa Salma meninggal dunia? Karena mengalami gangguan fungsi multi organ yang merupakan gangguan bawaan yang kompleks. Di mana saluran cernanya mengalami kelainan bawaan yang kompleks sekali. Kami telah melakukan perawatan operasi sebanyak empat kali, untuk memperbaiki kelainan bawaan itu. Namun bayi Salma tidak tertolong lagi,” kata dokter Agus Hariyanto, Ketua Tim Dokter Kembar Siam.

Selanjutnya, keluarga membawa jenazah bayi Salma pulang ke rumah duka di Jalan Simo Tambaan, Surabaya, untuk kemudian dimakamkan berdampingan dengan makam kembarannya sofia, yang terlebih dahulu meninggal. Suasana duka menyelimuti segenap sanak keluarga, ketika jenazah bayi Salma dimasukkan ke dalam peti jenazah.

Seperti diberitakan sebelumnya, bayi kembar siam dempet perut Salma dan Sofia pada akhir Januari lalu, menjalani operasi pemisahan darurat menyusul memburuknya kondisi kedua bayi tersebut. Dengan alasan untuk menyelamatkan nyawa keduanya, tim dokter pun memutuskan mengoperasi dan memisahkan Salma dan Sofia.

Editor: Himas Puspito Putra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut