Mayat Perempuan di Ponorogo Ditelantarkan di Kos Gegara Warga Takut Kena Covid-19

Ahmad Subekhi ยท Rabu, 29 Juli 2020 - 14:22 WIB
Mayat Perempuan di Ponorogo Ditelantarkan di Kos Gegara Warga Takut Kena Covid-19
iIustrasi mayat telantar. (Foto: Istimewa)

PONOROGO, iNews.id – Mayat seorang wanita ditelantarkan selama sehari di sebuah rumah kos di Jalan Anjasmoro, Kabupaten Ponorogo. Warga maupun kerabat korban tidak berani mengevakuasi, karena korban meninggal di rumah penderita Covid-19.

Akibatnya, proses evakuasi juga lambat. Baru sehari berselang, korban bernama Suki (63) ditangani. Korban Tim Medis RSU Aisiyah Ponorogo dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Informasi yang dihimpun, warga Pakunden Ponorogo ini meninggal sejak Senin (27/7/2020) malam. Namun, tidak diketahui penyebab kematian korban. Warga hanya khawatir korban meninggal karena Covid-19. Karena itu, korban baru dievakuasi Rabu (29/7/2020) siang tadi.

“Kemarin malam kerabatnya melapor, keluarganya meninggal. Dia pasien rawat jalan. Akhirnya saya suruh koordinasi dengan rumah sakit, tetapi tidak berani. Sebab, di tempat kos itu ada yang positif corona,” kata Ketua RT setempat, Sanusi (29/7/2020).

Sanusi mengatakan, sejak penghuni kos dinyatakan positif Covid-19, kawasan Anjasmoro memang dinyatakan status zona merah. Karena itu, warga tidak berani beraktivitas seperti biasanya. “Maka, begitu ada yang meninggal, (warga) dari lingkungan tidak benari untuk masuk ke lokasi,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya bersyukur siang tadi petugas rumah sakit datang mengevakuasi. “Tadi langsung dibawa dengan APD lengkap. Korban dibawa ke Pakunden untuk dimakamkan,” katanya.


Editor : Ihya Ulumuddin