Maria Magdalena, Perawat Senior di Jatim Meninggal Dunia akibat Covid-19

Yudha Prawira ยท Sabtu, 27 Juni 2020 - 12:39 WIB
Maria Magdalena, Perawat Senior di Jatim Meninggal Dunia akibat Covid-19
Sejumlah perawat memberikan lambaian perpisahan terakhir saat ambulans membawa jenazah Maria Magdalena Setyaningsih untuk dimakamkan. (Foto: iNews/Yudha Prawira)

SURABAYA, iNews.id - Kabar duka kembali menerpa tenaga kesehatan di Jawa Timur (Jatim). Seorang perawat senior yang bertugas di Rumah Sakit Gotong Royong Surabaya Maria Magdalena Setyaningsih meninggal dunia akibat Covid-19.

Kepergian perawat berusia 50 tahun ini mendapat penghormatan puluhan rekan se-profesi di Rumah Sakit Panti Waluyo RKZ Malang, tempatnya bertugas dan menjalani perawatan selama tujuh hari sebelum tutup usia. Dia menyusul rekannya Vivitra Walanda, perawat yang lebih dahulu berpulang.

Maria Magdalena merupakan kepala perawat RS Panti Waluyo RKZ Malang. Dia sekaligus menjabat sebagai ketua Stikes Panti Waluya Malang.

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jatim Prof Nursalam menduga, Maria terpapar Covid-19 dari para perawat lainnya. Sebab sebagai instruktur, Maria memiliki intensitas tinggi bertemu dengan para perawat di rumah sakit. Selain terkonfirmasi positif Covid-19, dia juga diketahui memiliki penyakit penyerta yakni jantung.

"Jadi sebelumnya dia sudah merasa sakit 2-3 minggu lalu, mual, pusing dan demam. Tanggal 20 masuk rumah sakit dan kondisinya tidak membaik. Lalu tanggal 24 gagal napas dan dipasang ventilator hingga meninggal Jumat malam. Malam itu juga langsung dimakamkan di Malang dengan protokol Covid-19," ujar Nursalam, Sabtu (27/6/2020).

Kematian Maria Magdalena ini kina menambah panjang daftar perawat di Jatim yang meninggal dunia akibat Covid-19. DPW PPNI Jatim mencatat, hingga saat ini ada sebanyak 10 perawat telah meninggal dan 137 orang terpapar Covid-19.


Editor : Donald Karouw