Ledakan Elpiji Hancurkan Mobil dan Dapur Rumah Mewah di Surabaya, 1 Korban Luka Bakar

Hari Tambayong ยท Sabtu, 15 Februari 2020 - 18:52 WIB
Ledakan Elpiji Hancurkan Mobil dan Dapur Rumah Mewah di Surabaya, 1 Korban Luka Bakar
Kondisi dapur, garasi, mobil di sebuah rumah mewah di Surabaya, Jatim, hancur akibat ledakan tabung gas, Sabtu (15/2/2020). (Foto: iNews/Hari Tambayong)

SURABAYA, iNews.idLedakan elpiji terjadi di sebuah rumah mewah di kawasan perumahan elite, Pakuwon Indah, Villa Bukit Regency Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (15/2/2020). Akibatnya, salah seorang penghuni rumah mengalami luka bakar serius. Bagian dapur, garasi, dan mobil yang diparkir juga rusak parah.

Ledakan diketahui bersumber dari tabung elpiji 12 kilogram (kg). Dari pantauan iNews di rumah mewah itu, atap plafon, kaca jendela bagian dapur, dan garasi rusak parah. Tak hanya itu, pintu rolling door garasi juga berserakan. Sementara sebuah mobil yang diparkir juga rusak, terutama bagian depan yang hancur terkena ledakan.

Sopir tetangga korban, Sarimun mengatakan, dia kaget mendengara suara ledakan keras, Sabtu siang. Apalagi, saat kejadian dia juga sedang di luar. Warga penghuni perumahan juga banyak yang kaget dan langsung keluar dari rumah masing-masing. Mereka mendatangi sumber ledakan.

Kondisi dapur, garasi, mobil di sebuah rumah mewah di Surabaya, Jatim, hancur akibat ledakan tabung gas, Sabtu (15/2/2020). (Foto: iNews/Hari Tambayong)
Kondisi dapur, garasi, mobil di sebuah rumah mewah di Surabaya, Jatim, hancur akibat ledakan tabung gas, Sabtu (15/2/2020). (Foto: iNews/Hari Tambayong)

Sarimun mengaku melihat penghuni rumah, seorang perempuan berlari keluar dari dapur dengan kondisi luka bakar. Para tetangga yang berdatangan pun berupaya memadamkan api. Sementara perempuan paruh baya pemilik rumah tersebut dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Suara ledakannya keras sekali, saya langsung lari ke sana. Orangnya pegang kompor, rambut dan celananya sudah terbakar. Dia teriak, tolong, tolong. Saya masuk dan saya ajak ibunya supaya saya antarkan ke rumah sakit karena muka, tangan, dan kakinya sudah luka bakar,” kata Sarimun.

Dari komunikasinya dengan korban yang belum diketahui namanya, ledakan tersebut berasal dari elpiji 12 kg. Elpiji tersebut meledak saat dia memasa, diduga karena mengalami kebocoran.

“Kata ibunya dia sendiri di dapur sedang memasak, pembantunya pulang. Kemungkinan karena bocor makanya meledak. Anaknya sedang di rumah, tapi enggak di dapur,” katanya.

Pascaledakan tersebut, petugas Polsek Lakarsantri telah turun ke rumah korban dan masih menangani kasus ledakan tersebut. Sementara pemilik rumah yang luka bakar serius di bagian kepala dan tangan masih di Rumah Sakit Nasional Hospital Surabaya.


Editor : Maria Christina