Larang Suporter Arema Datang ke Surabaya, Polisi Akan Sweeping

Ihya Ulumuddin · Senin, 08 April 2019 - 16:30 WIB
Larang Suporter Arema Datang ke Surabaya, Polisi Akan Sweeping
Ilustrasi razia polisi di jalan raya. (Foto: Dok iNews).

SURABAYA, iNews.id – Larangan Polda Jatim agar Suporter Arema FC tidak hadir pada laga final di Gelora Bung Tomo (GBT) direspons cepat Polrestabes Surabaya. Polisi akan merazia para pendukung klub sepak bola asal Malang datang ke Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudy Setiawan mengatakan, beberapa petugas akan disiagakan di sejumlah titik masuk Surabaya. Di antaranya, di Surabaya Selatan, Surabaya Barat dan Surabaya Timur.

"Mereka yang terjaring razia akan dipulangkan. Sebab dikhawatirkan memicu kerusuhan. Kami akan sweeping mulai malam, pagi dan siang," kata Rudi kepada wartawan di Kota Surabaya, Jatim, Senin (8/4/2019).

Tak hanya itu, dia mengatakan, sweeping juga akan dilakukan di area stadion. Penonton yang tidak memiliki karcis dilarang untuk memasuki stadion dan menonton pertandingan. Menurutnya, hal ini juga dalam bentuk antisipasi kericuhan saat laga di GBT.

Mengenai konsep pengamanan, Rudi mengaku tidak berubah dari biasanya. Hanya saja, jumlah personel ditambah.

Sebagaimana disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, pihaknya menyiagakan 3.500 personel pengamanan pada laga Persebaya Vs Arema FC besok. Jumlah personel ini berlipat dari biasanya yang hanya 1.200 personel.

Antisipasi ini dilakukan karena laga final ini mendekati masa hari pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu). Selain itu juga karena kedua klub raksasa Jatim ini punya sejarah rivalitas yang tinggi.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal