Kronologi Pembunuhan Sadis Surono, Korban Dieksekusi Istri dan Anaknya saat Tidur

Bambang Sugiarto, Ihya Ulumuddin ยท Kamis, 07 November 2019 - 15:50:00 WIB
Kronologi Pembunuhan Sadis Surono, Korban Dieksekusi Istri dan Anaknya saat Tidur
Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat konferensi pers penetapan tersangka pembunuhan Surono di Mapolres Jember, Jatim, Kamis (7/11/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

JEMBER, iNews.id – Fakta-fakta pembunuhan terhadap Surono, pria yang jasadnya dikubur di musala rumah di Desa Sumbersalak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim), membuat tercengang. Selain karena pelaku ternyata istrinya Busani dan anak kandung Bahar, pembunuhan itu dilakukan dengan cara sadis dan biadab.

Sudah tujuh bulan lalu, Surono dibunuh. Namun, tak seorang pun yang tahu nasibnya. Mereka hanya mengira Surono pergi merantau ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagaimana cerita istrinya. Namun, dua hari lalu, semua misteri itu terungkap. Sebab, Surono ternyata tewas dibunuh dan jasadnya dikubur di bawah musala rumahnya.

Pembunuhan Surono sudah direncanakan oleh istri dan anak kandungnya. Semua berawal dari rasa dendam Busani kepada Surono yang ternyata berselingkuh dengan perempuan berinisial I.

Sedangkan sang anak, Bahar, juga sakit hati kepada ayahnya karena tidak pernah memberikannya uang saat diminta. Dia ingin menguasai harta juragan kopi itu. Kedua pelaku yang sakit hati kepada korban lalu merencanakan pembunuhan Surono.

Kronologi pembunuhan yang terjadi pada akhir Maret 2019 lalu diawali saat Bahar yang pulang dari Bali pada malam hari, meminta ibunya mengambil linggis. Dia kemudian memukulkan alat itu ke pipi kiri Surono yang saat itu sedang tidur menengadah di lantai kamar.

“Saat itu, Bahar baru saja pulang dari Bali. Dia lantas meminta ibunya mengambil linggis dan dipukulkan ke kepala korban hingga tewas. Saat itu korban dalam posisi tertidur di kamar,” kata Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal, Kamis (7/11/2019).

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat konferensi pers penetapan tersangka pembunuhan Surono di Mapolres Jember, Jatim, Kamis (7/11/2019). (Foto: iNews/Bambang Sugiarto)

Setelah bapaknya tewas, Bahar kemudian menguburkan mayatnya di belakang rumah yang saat itu masih berdinding bambu. Tubuh korban ditekuk. Tanahnya diurug menggunakan cangkul, lalu di atasnya diberikan taburan semen. Semua itu dilakukan dengan penerangan lampu head lamp.

“Sesaat sebelum kejadian, ibu BHR (Bahar) mematikan lampu sakelar yang di depan untuk memudahkan eksekusi tersebut. Setelah itu, BHR mengeksekusi bapaknya dengan linggis. BHR lalu menarik tangan kedua korban, untuk menyeret keluar dari kamar.”

“BHR sempat akan dibantu oleh ibunya B (Busani). Namun, karena melihat darah yang banyak sehingga B ketakutan. Saat dia akan menarik kaki korban, langsung dilepas. Akhirnya disampaikan anaknya, sudah bu, biar saya yang selesaikan,” katanya.


Editor : Maria Christina