Kisah Romantis Raden Wijaya, Bercumbu dengan Selir Cantik dalam Pura

Avirista Midaada · Jumat, 14 Januari 2022 - 10:24:00 WIB
Kisah Romantis Raden Wijaya, Bercumbu dengan Selir Cantik dalam Pura
ilustrasi Raden Wijaya (wikipedia).

SURABAYA, iNews.id - Raja Majapahit Raden Wijaya ternyata sosok yang romantis terhadap para istrinya. Saking romantisnya, raja pertama Majapahit ini pernah bercumbu dengan selirnya di dalam sebuah pura

Buku "Menuju Puncak Kemegahan: Sejarah Kerajaan Majapahit", yang ditulis Slamet Muljana mengupas kisah asmara sang raja dengan para selirnya, termasuk intrik dan persaingan di antaranya mereka. 

Berdasarkan catatan Slamet, selain memiliki permaisuri Tribhuwana, Raden Wijaya juga memiliki empat selir. Persaingan antarselir pun berlangsung panas. 

Kidung Panji Wijayakrama menyebutkan salah satu selir yang ikut memanaskan persaingan yakni Dyah Dara Petak. Perempuan bergelar Indreswari ini berlomba dengan para selir untuk memperebutkan hati sang raja. 

Suatu ketika Dyah Dara Petak diterima dalam pura dan bercumbu dengan sang raja Raden Wijaya di dalam pura, dia disebut Sri Tinuheng Pura. Sudah pasti bahwa Dyah Dara Petak memiliki persaingan dengan putri Gayatri yang terkenal sebagai kekasih Sri Baginda Raden Wijaya, putri bungsu raja Kertanegara dari Kerajaan Singasari.

Tetapi putri Tribhuwana yang telah dikawin Raden Wijaya lebih dahulu. Persaingan itu pun juga tampak pada Dyah Dara Petak, putri Melayu, yang lebih pandai mengambil hati raja Kertarajasa. Akibatnya Dyah Dara Petak alias Indreswari dijadikan istri tertua, meski status sebenarnya yakni selir. 

Dari sudut ini, dapat dipahami mengapa Raden Kala Gemet dapat naik takhta Kerajaan Majapahit, meksipun menurut Kidung Rangga Lawe, baik Tribuwana maupun Gayatri masing-masing mempunyai putra yakni Kuda Amrata dan Cakradakusuma.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: