get app
inews
Aa Text
Read Next : Suami Istri di Surabaya Saling Lapor KDRT, Sama-Sama Jadi Tersangka!

Kasus Melandai, RS Lapangan Tembak Surabaya Nihil Pasien Covid-19

Rabu, 11 Agustus 2021 - 13:17:00 WIB
Kasus Melandai, RS Lapangan Tembak Surabaya Nihil Pasien Covid-19
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau RS Lapangan Tembak Surabaya. (ilusrasi).

SURABAYA, iNews.id - Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Surabaya mulai nihil pasien Covid-19. Kondisi ini terjadi karena kasus baru Corona di Kota Surabaya mulai melandai sejak penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 beberapa pekan terakhir.

"Terkait RSLT, Alhamdulillah mulai dari Senin, (9/8/2021) sudah tidak dihuni oleh orang-orang yang terkena Covid-19," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara di kantornya, Rabu (11/8/2021).

Febri menjelaskan, sebelumnya RS Lapangan Tembak yang dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pernah dihuni sampai 100 pasien. Namun, dengan adanya pelaksanaan PPKM Level 4, serta meningkatnya disiplin warga terhadap protokol kesehatan (prokes), sehingga kasus Covid-19 di Surabaya bisa terus melandai.

"Alhamdulillah karena memang pelaksanaan PPKM Level 4 ini dan juga bantuan dari warga Kota Surabaya yang disiplin terhadap prokes, sehingga kondisi Covid-19 di Surabaya mulai melandai," ucapnya.

Meski nihil pasien, Febri menyebut, sekarang ini RS Lapangan Tembak masih dalam posisi standby. Artinya, sarana prasarana yang ada tetap disiagakan untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Apalagi penularan Covid-19 ini bisa saja terjadi karena adanya pergerakan antar manusia.

"Asalkan kita bisa tetap menjaga prokes, menjaga jarak, kebersihan dan juga mengikuti vaksin, Insya Allah akan terjadi suatu perlindungan di Surabaya," tuturnya.

Febri juga menyatakan, bahwa kasus Covid-19 di Surabaya dapat melandai karena meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap warga di sekitar. Hal ini tentu didukung oleh satgas dari kecamatan dan kelurahan yang responsif melakukan mediasi dan evakuasi ketika ada warga yang terpapar Covid-19.

"Ketika ada yang terpapar Covid-19 di Surabaya, teman-teman dari satgas kecamatan maupun kelurahan melakukan mediasi untuk bisa ditaruh di rumah sehat maupun Hotel Asrama Haji (HAH). Kalau seandainya gejala agak sedang maupun ke arah berat, maka akan langsung dirujuk ke RSUD dr Soewandhie," ujarnya.

Di samping itu, kasus Covid-19 di Kota Surabaya terus melandai karena pihaknya juga terus masif melakukan penanggulangan di tingkat hulu. Karenanya, setiap ada warga yang terpapar langsung dilakukan perawatan secara terpadu di rumah sehat.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut