Kasus Beras Premium Palsu Dibongkar Satgas Pangan Polda Jatim

Hari Tambayong ยท Jumat, 31 Agustus 2018 - 12:43:00 WIB
Kasus Beras Premium Palsu Dibongkar Satgas Pangan Polda Jatim
Suasana gelar perkara kasus pemalsuan beras medium menjadi kualitas premium yang diungkap Satgas Pangan Polda Jatim. (Foto: iNews/Hari Tambayong)

SURABAYA, iNews.idSatgas Pangan Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar kasus pemalsuan merk beras yang merugikan masyarakat sebagai konsumen. Dalam pengungkapan kasus itu, polisi menetapkan satu tersangka dan mengamankan 596 sak atau 13 ton beras oplosan.

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Agus Santoso mengatakan, modus yang dilakukan tersangka yakni menempatkan beras kualitas medium dan rendah ke dalam kemasan beras Mentari, yang memiliki merk dagang kualitas premium.

Dalam satu harinya, tersangka bernama Hariyanto, pemilik UD Leo Jawa Malang, mampu memproduksi beras palsu itu hingga mencapai satu ton. Beras itu kemudian dia jual ke masyarakat luas yang tak tahu telah menjadi korban ulah penipuan tersangka.


Barang bukti satu kontainer

“Kasus ini pelanggaran merek, pangan, dan terhadap Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Pelaku memalsukan beras medium menjadi kualitas premium untuk mendapat keuntungan,” kata Agus saat gelar perkara di Mapolda Jatim, Kamis (30/8/2018).

Tersangka Hariyanto yang merupakan warga asal Kecamatan Blimbing, Kota Malang, telah beropasi sejak setahun di rumah produksinya. Dia mengemas beras premium berkulitas medium dengan kemasan siap edar ukuran 25 kilogram (kg) dan lima kg. Beras itu didistribusikan ke sejumlah wilayah di Jatim.

Agus mengungkapkan, hasil uji lab dan perbandingan beras premium dengan merek yang sama, polisi memastikan mutu beras tersebut masuk kategori medium dengan campuran kualitas rendah.

“Upaya penegakan hukum ini untuk mencegah perluasan kasus pemalsuan beras yang merugikan masyarkat sebagai konsumen,” ujarnya.

Pengakuan tersangka, atas aksi itu dia bisa mendapat keuntungan hingga Rp300 juta per satu ton beras palsu yang dijual. Untuk mempermudah penjualan beras premium palsu yang dibeli dari petani, dia menjualnya di bawah harga pasaran. Untuk kepentingan penyelidikan, tersangka saat ini mendekam di tahanan Mapolda Jatim.

Editor : Donald Karouw