KA Jarak Jauh Stasiun Kota Blitar Tetap Beroperasi, tapi Bukan untuk Pemudik

Solichan Arif · Selasa, 04 Mei 2021 - 22:37:00 WIB
KA Jarak Jauh Stasiun Kota Blitar Tetap Beroperasi, tapi Bukan untuk Pemudik
Suasana di Stasiun Kota Blitar, Jatim, Selasa (4/5/2021). (Foto: SINDOnews/Solichan Arif) 

BLITAR, iNews.id - Kereta api (KA) jarak jauh Daop 7 Madiun, termasuk Stasiun Kota Blitar, tetap beroperasi selama 6-17 Mei. Namun, KA ini hanya melayani penumpang nonmudik. 

Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengoperasikan 19 KA jarak jauh. Lima KA di antaranya berangkat dari stasiun di wilayah Daop 7 Madiun. 

"KAI menjalankan kereta api jarak jauh pada periode tersebut bukan untuk melayani masyarakat yang ingin mudik Lebaran. Kami mematuhi aturan dan kebijakan dari pemerintah bahwa mudik tetap dilarang," ujar Ixfan Hendriwintoko, Selasa (4/5/2021).

KA yang beroperasi di Daop 7 di antaranya Argo Wilis Surabaya Gubeng - Bandung PP; KA Gajayana Malang - Gambir PP dan KA Bima Surabaya Gubeng - Gambir PP. Kemudian, KA Kahuripan Blitar - Kiaracondong PP dan KA Sritanjung Lempuyangan - Ketapang PP. 

Selama 6-17 Mei, masyarakat yang boleh naik kereta jauh tersebut pelaku perjalanan dengan kepentingan mendesak di antaranya bekerja/perjalanan dinas. Selain itu, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal, ibu hamil yang didampingi satu anggota keluarga, dan kunjungan non mudik tertentu yang dilengkapi surat keterangan kepala desa/lurah. 

"Bagi pegawai instansi pemerintahan/ASN/BUMN/BUMD/prajurit TNI/anggota Polri, syaratnya wajib memiliki print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik pejabat setingkat eselon II, serta identitas diri calon pelaku perjalanan," kata Ixfan. 

Untuk pegawai swasta, surat izin perjalanan tertulis lengkap tanda tangan basah atau elektronik pimpinan perusahaan, menjadi syarat wajib yang dilampirkan. Sementara bagi pekerja sektor informal dan masyarakat umum nonpekerja, wajib melampirkan print out surat izin perjalanan tertulis yang dilengkapi tanda tangan basah atau elektronik dari kepala desa/lurah setempat. 

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2