Jokowi Blusukan ke Pasar Rogojampi Banyuwangi Pantau Protokol Kesehatan

Eris Utomo ยท Kamis, 25 Juni 2020 - 20:49 WIB
Jokowi Blusukan ke Pasar Rogojampi Banyuwangi Pantau Protokol Kesehatan
Presiden Jokowi blusukan ke Pasar Rogojampi Banyuwangi, Kamis (25/6/2020).(foto: iNews.id/Eris Utomo)

BANYUWANGI, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan ke Pasar Rogojampi Banyuwangi, Kamis (25/6/2020). Selain menyapa para pedagang, orang nomor satu di Indonesia ini juga melihat langsung protokol kesehatan di pasar yang terintegrasi dengan pusat layanan publik tersebut.

Kedatangan Jokowi dan rombongan pun disambut antusias warga dan pedagang. Begitu Jokowi turun dari mobil, sejumlah pedagang lantas berteriak, memanggilnya. “Pak Jokowi-Pak Jokowi,” katanya.

Pada kunjungan kali ini, Jokowi ditemani sejumlah menteri, di antaranya Menko Polhukam Mahfud MD, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Selain itu ada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Sebelum berkunjung ke Banyuwangi, Jokowi lebih dulu memimpin rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Gedung Negara Grahadi. Sejumlah pesan penting disampaikan Jokowi pada rapat koordinasi yang diikuti seluruh kepala daerah di Jatim tersebut, di antaranya menjaga keseimbangan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Jokowi mengatakan, Indonesia saat ini menghadapi dua krisis besar, yakni kesehatan atau pandemi Covid-19 dan ekonomi. “Dalam mengelola manajemen krisis ini, rem dan gas harus seimbang. Tidak bisa kita urusan ekonomi kita buka seluas-luasnya, sementara Covid-19 tidak terkendali. Atau konsentrasi di kesehatan, tetapi ekonomi terganggu,” katanya, Kamis (25/6/2020).

Diketahui, selama ini Pasar Rogojampi berfungsi ganda. Selain sebagai pusat perekonomian, Pasar Rogojampi itu juga difungsikan sebagai pusat layanan publik. Masyarakat bisa mengurus layanan secara mandiri di tempat ini, tanpa harus bertemu petugas.

Di Pasar Layanan Publik ini terdapat 98 jenis layanan yang cukup diurus di satu tempat, mulai dari dokumen kependudukan hingga perizinan, seperti nomor induk berusaha, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), izin praktik usaha kesehatan, dan masih banyak lagi.


Editor : Ihya Ulumuddin