JKSN Gelorakan Jokowi-Ma'ruf Hingga ke Hongkong dan Macau
HONGKONG, iNews.id - Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) terus berekspansi. Tak hanya ke sejumlah provinsi di dalam negeri, salah satu simpul kekuatan Jokowi-Ma'ruf Amin ini juga bergerilya ke luar negeri.
Kemarin misalnya, JKSN membentuk cabang istimewa di Hongkong dan Macau untuk menggalang dukungan dari para buruh migran asal Indonesia. Ini adalah negera kedua dan ketiga yang disasar JKSN. Sebelumnya, mereka juga menggelar deklarasi serupa di Kuala Lumpur, Malaysia.
Ketua Dewan Pengarah JKSN Khofifah Indar Parawansa mengatakan, deklarasi JKSN di Hongkong sudah ditunggu lama oleh para tenaga migran. Bahkan yang ngotot meminta JKSN segera deklarasi di Hongkong adalah para WNI yang ada di sana.
"Mereka yang meminta kami segera deklarasi di Hong Kong. Mereka juga meminta supaya ada forum-forum khusus nantinya," katanya, Senin (26/11/2018).
Tidak hanya itu, Khofifah juga menyebut, deklarasi ini juga sekaligus sebagai jawaban kepada masyarakat migran. Sebab, selama ini mereka banyak yang masih bertanya-tanya, ke mana arah dukungan Khofifah di Pilpres 2019.
"Deklarasi ini akan menjadi verifikasi bagi yang masih menanyakan Khofifah ke mana arah dukungannya. Sehingga mereka bisa menyampaikan ke keluarganya bahwa Khofifah bersama Jokowi," kata Gubernur Jatim terpilih ini. 
Sementara itu, Ketua JKSN M Roziqi mengaku sangat terkesan dengan semangat dan antusiasme WNI dalam mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin.
"Kemarin, pas deklarasi, lapangan Victoria Park hujan. Tetapi mereka tetap antusias. Kami menilai ada keikhlasan dan ketulusan untuk mendukung, membantu memenangkan Pak Jokowi," kata Roziqi.
Lebih membanggakan lagi, para tenaga migran memiliki penilaian objektif atas dukungan Jokowi di Pilpres 2019. Bahwa, selama ini, para pekerja migran merasakan kemudahan dan juga terbantu dengan kebijakan yang dibuat semasa pemerintahan Jokowi empat tahun ini. Salah satunya penghapusan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTLN) dan penghapusan airport tax.
Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Indonesia. Para tenaga migran saat pulang ke kampung halaman banyak yang merasakan kemajuan infrastruktur bahkan di daerah mereka tinggal. "Jadi saya melihatnya dari sisi komitmen mereka luar biasa. Dari sisi keyakinan mereka kompak dan solid," tambah Roziqi.
Sementara itu, dengan terbentuknya struktur JKSN Hongkong dan Macau, pihaknya optimistis Jokowi akan menang kembali di Pilpres 2019. Bahkan, target yang dipatok lebih tinggi dibandingkan kemenangan Jokowi di Hongkong-Macau di Pilpres 2014 yang lalu. "Targetnya bisa menang 80%. Kalau di Pilpres 2014 lalu Pak Jokowi menang 74%," ucapnya.
Menurut Roziqi, Hongkong dan Macau ini adalah wilayah yang strategis lantaran banyak WNI yang bekerja sebagai migran. Ada sebanyak 300.000 WNI yang ada di Hongkong dan Macau. Mereka mayoritas juga tergabung dalam organisasi Muslimat NU yang dipimpin oleh Khofifah Indar Parawansa.
Editor: Himas Puspito Putra