Hindari Klaster Tempat Kerja, PN Surabaya Tracing Semua Pegawai dan Hakim

Ihya Ulumuddin ยท Kamis, 17 September 2020 - 08:53 WIB
Hindari Klaster Tempat Kerja, PN Surabaya Tracing Semua Pegawai dan Hakim
Ungkapan duka cita atas meninggalnya Hakim PN Suranaya Moch Arifin. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Tim Gugus Tugas Covid-19 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur (Jatim) akan melakukan tracing terhadap seluruh pegawai dan hakim. Upaya ini dilakukan untuk mencegah klaster Covid-19 di tempat kerja pascameninggalnya hakim PN Surabaya, Moch Arifin.

“Tim Gugus Tugas Covid-19 PN akan melakukan tracing, terutama yang pernah kontak fisik dengan almarhum. Selain itu, seluruh pegawai dan hakim juga akan dites swab,” kata Humas PN Surabaya, Martin Ginting, Kamis (17/9/2020).

Martin mengatakan, disiplin menjaga protokol kesehatan juga akan diperketat lagi. Siapa pun yang tidak menggunakan masker tidak diperbolehkan masuk area PN.

“Karena itu diimbau kepada pengguna jasa pengadilan supaya memperketat protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara itu, terkait perkara hukum yang ditangani almarhum Moch Arifin akan dialihkan kepada hakim baru yang ditunjuk sebagai pengganti. “Nanti, kepala PN Surabaya akan menunjuk hakim pengganti. Tidak ada masalah. Prinsipnya layanan tetap jalan,” ujarnya.

Diketahui, Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Moch Arifin, meninggal dunia, Rabu (16/9/2020) di salah satu rumah sakit di Semarang akibat Covid-19. Rilis PN Surabaya menyebut, Arifin terpapar Covid-19 dari istrinya yang lebih dulu meninggal.

Arifin sempat mengambil cuti karena istinya dirawat di Semarang akibat Covid-19. Namun, pada 7 September lalu, istri Arifin meninggal dunia.


Editor : Ihya Ulumuddin