Hewan Ternak di Jatim Tak Boleh Keluar Kandang Jika Belum Divaksin

Lukman Hakim ยท Selasa, 05 Juli 2022 - 08:24:00 WIB
Hewan Ternak di Jatim Tak Boleh Keluar Kandang Jika Belum Divaksin
Vaksinasi sapi dari Penyakit Mulut dan Kuku. (foto: Dok Disbunnak Kalsel)

SURABAYA, iNews.id - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) akan membatasi mobilitas hewan ternak yang belum divaksin. Hewan dilarang keluar kandang untuk mencegah penularan penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Konsekuensi itu diberlakukan menyusul adanya peternak yang menolak vaksin untuk hewan peliharaannya. Padahal, vaksin diperlukan untuk memutus penyebaran PMK. 

“Kami mendengar ada peternak sapi perah menolak vaksin untuk hewan ternaknya. Setelah kami cek ternyata ada di Kecamatan Lekok, Pasuruan. Kalau tidak mau divaksin maka mobilitas hewan ternak akan dibatasi. Sebab kita ingin memastikan secara keseluruhan, kondisi penyebaran bisa kita kurangi,” kata Plt Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak usai menghadiri sebuah acara di Ruang Binaloka komplek kantor Gubernur Jatim, Senin (4/7/2022). 

Menurut Emil, ketakutan peternak yang belum mau melakukan vaksin kepada hewan ternaknya tidak dapat dijadikan alasan kuat. Sebab, hal itu sangat membahayakan peternak-peternak sapi lainnya. Maka, kata Emil, konsekuensinya, kalau tidak divaksin, maka membatasi ruang gerak menjadi salah satu konsekuensi yang sangat logis. 

“Saya ingin memakai bahasa konsekuensi. Konsekuensi dari tidak mau divaksin adalah membatasi mobilitas karena ke depan akan menjadi resiko. Memang sapi perah jarang bergerak, tapi anaknya biasanya bergerak,” tuturnya.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: