Guru Cabul di Bojonegoro Jerat 25 Korban lewat Facebook

Dedi Mahdi ยท Sabtu, 13 Juni 2020 - 19:59 WIB
Guru Cabul di Bojonegoro Jerat 25 Korban lewat Facebook
ilustrasi: iNews.id/pencabulan

BOJONEGORO, iNews.id – MH, tersangka pencabulan dengan modus foto model, menjerat 25 korban lewat Facebook. Melalui akun media sosial itu, warga Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro ini membujuk para gadis untuk menjadi model pemotretan dengan imbalan Rp250.000 hingga Rp500.000.

Banyaknya relasi di Facebook memudahkan MH mendapatkan korban. Tidak hanya dari Kabupaten Bojonegoro, korban juga berasal dari Kabupaten Tuban hingga Kota Surabaya. Rata-rata mereka gadis lajang, berusia antara 15 hingga 20 tahun.

“Dari Facebook itu, pelaku dan korban bertemu untuk sesi pemotretan. Mulanya, pose foto normal. Namun, setelah itu, korban diminta berpose lebih seksi, lalu disetubuhi,” kata Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan, Sabtu (13/6/2020).

Setelah bertemu, lanjut Budi, pelaku membuat surat perjanjian dengan para korban yang menjadi modelnya. Perjanjian itu di antaranya mengharuskan korban membayar uang denda Rp50 juta bila foto hasil pemotretan jelek.

Namun, bila tidak bisa membayar Rp50 juta, korban harus mengganti dengan foto pose telanjang. “Jadi, perjanjian ini hanya modus saja. Tujuannya untuk menakuti korban dan berbuat asusila,” katanya.

Sementara itu, dari 25 gadis yang difoto pelaku, polisi berhasil mengidentifikasi 18 orang. Namun, baru delalapan yang ditemukan foto bugil. “Kami masih terus kembangkan kasus ini, termasuk meminta para korban untuk melapor,” ujarnya.

Untuk foto-foto bugil, kata Budi, dijual pelaku kepada seseorang. Harganya Rp100.000 per foto. “Pengakuan pelaku, foto dijual ke sejumlah majalah dewasa. Tetapi, ini masih kami selidiki,” katanya.

Diketahui, seorang guru SMP di Bojonegoro diringkus Satreskrim Polres Bojonegoro. Pria berinisial MH ini diamankan setelah menyetubuhi tiga gadis. Satu di antaranya masih di bawah umur.

Tak hanya itu, MH juga memotret korban dengan pose telanjang, lalu menjualnya. Hasil penyelidikan polisi, ada 25 gadis yang menjadi objek pemotretan MH. Mereka dipaksa berpose panas hingga telanjang, setelah itu fotonya dijual.


Editor : Ihya Ulumuddin