Gubernur Khofifah : Produk Halal Jadi Tren Dunia, Peluang Besar bagi OPOP Jatim

Ihya Ulumuddin · Senin, 01 Maret 2021 - 09:41:00 WIB
Gubernur Khofifah : Produk Halal Jadi Tren Dunia, Peluang Besar bagi OPOP Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat produk buatan santri Jawa Timur, Minggu (28/2/2021). (istimewa).

MOJOKERTO, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terus menggerakkan pondok pesantren untuk menjadi eksportir produk halal. Peluang ini bisa diambil pondok pesantren karena potensinya yang begitu besar.  

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, produk halal saat ini telah menjadi tren pasar dunia. Hal itu kata Khofifah bisa menjadi peluang besar bagi pesantren lewat program One Pesantren One Produk (OPOP) untuk mengembangkan pasarnya lebih luas. 

Khofifah mengatakan, pesantren memiliki posisi strategis, di antaranya sebagai lembaga pendidikan, lembaga dakwah, sekaligus lembaga pemberdayaan masyarakat. Maka dari itu pesantren mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, ekonomi syariah dan UMKM, dengan menghasilkan produk halal berkualitas.

“Pesantren harus menjadi pusat pemberdayaan khususnya di bidang ekonomi," kata Khofifah dalam acara Silaturrahmi Pesantren dan Peserta Program OPOP Jawa Timur di aula Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Minggu (28/2/2021). 
 
Khofifah mencontohkan, negara pengekspor baju muslim tertinggi ke timur tengah adalah Tiongkok. Peluang ini harus bisa diambil salah satunya dengan memanfaatkan banyaknya muslim schooler dari Indonesia di sana untuk bisa mengkomunikasikan bagaimana menguatkan perdagangan baju muslim buatan UKM ke Timur Tengah.

Contoh lainnya, Negara Thailand saat ini punya visi untuk menjadi negara yang mempunyai dapur khalal dunia. Kekuatan negeri ini adalah mempunyai restoran di banyak negara. Ini artinya visi tersebut memang sudah disiapkan dalam rencana nasional yang luar biasa. 

"Saya ingin memberi tantangan, dengan jumlah penduduk Jatim sebanyak 39,5 juta, ini bisa menjadi potensi strategis. Ke depan, kita akan masuk pada potensi industri halal, mulai halal food hingga fashion muslim. Kita akan membuat jaminan produk halal," ujarnya. 

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2