Gubernur Khofifah Apresiasi Anak Muda Lestarikan Tradisi Tenun Ikat di Kediri

Ihya Ulumuddin ยท Sabtu, 03 Oktober 2020 - 20:42:00 WIB
Gubernur Khofifah Apresiasi Anak Muda Lestarikan Tradisi Tenun Ikat di Kediri
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Kampung Wisata Tenun Ikat di Bandar Kidul, Kota Kediri, Sabtu (3/10/2020). (Foto: iNews/Istimewa)

KEDIRI, iNews.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Kampung Wisata Tenun Ikat di Bandar Kidul, Kota Kediri, Sabtu (3/10/2020). Dalam kunjungan tersebut, Khofifah mengapresiasi para anak muda yang bersedia untuk meneruskan kerajinan tenun ikat khas Kota Kediri.

"Ini merupakan sesuatu yang menjadi referensi para milenial lestarikan budaya menenun karena mereka yang menenun anak-anak muda. Ini sebuah ketelatenan yang harus dibangun oleh para penenun. Anak-anak muda di sini regenerasinya berjalan dengan baik," kata Khofifah.

Kofifah saat berdialog dengan perajin tenun ikat dan Netizen Kediri Instafest itu menyampaikan, tenun ikat merupakan salah satu kekayaan budaya lokal yang harus terus dilestarikan. Tradisi menenun di Bandar Kidul, Kota Kediri ini sudah dilakukan secara turun-temurun.

"Menenun sudah menjadi bagian dari tradisi yang diwariskan dari budaya seluruh warga yang ada di sini, sehingga regenerasinya bisa berjalan dengan baik," kata mantan Mensos RI ini.

Pemilik tenun ikat ini mengajak anak muda untuk mencintai tradisi menenun. Dengan demikian, anak muda akan menjadi bagian yang bisa melestarikan tradisi tenun. Proses hulu hilirnya berjalan dengan baik seperti pemintalan benang, mengikat.

"Keberseiringan antara gerakan ekonomi UMKM melalui tenun di sini dengan protokol kesehatan menjadi contoh yang bagus. Harapannya, ekonominya gerak, protokol kesehatan terjaga,” kata orang nomor satu di Jatim ini.

Selain itu, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga mengapresiasi Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang mendorong masyarakat terutama ASN Kota Kediri menggunakan masker tenun.

“Ini keren sekali. Tenun ikat Kota Kediri akan menjadi ikon baru bagi seragam di berbagai perkantoran dan sekolah sehingga tumbuh kembang tradisi tenun akan ketemu desain yang terus ter-update,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga menjelaskan, Pemprov Jatim memiliki Millenial Job Center (MJC). MJC itu menyiapkan para millenial yang punya talen, misalnya web designer, fotografer, juru kamera, dan sebagainya.

“Kita punya beberapa format desain program berbasis Bakorwil. MJC kita tempatkan di Bakorwil seperti di Madiun, Malang, Pamekasan, Jember, dan Bojonegoro,” katanya.

Khofifah mengatakan, untuk menunjang MJC ini, telah disiapkan command center dan co working space yang baik. Tujuannya agar para milenial bisa berinteraksi dan tanpa dikenakan biaya.

Turut hadir meninjau Kampung Wisata Tenun Ikat di antaranya Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar beserta Ketua Dekranasda Kota Kediri, Kepala Perwakilan BI Jatim Difi A Johansyah. Kemudian, Kepala Kanreg OJK Jatim Bambang Mukti Riyadi, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim.


Editor : Maria Christina