Gilang Bungkus “Fetis Kain Jarik” sejak Kecil Tertarik dengan Orang Berselimut

Ihya Ulumuddin · Jumat, 07 Agustus 2020 - 18:14:00 WIB
Gilang Bungkus “Fetis Kain Jarik” sejak Kecil Tertarik dengan Orang Berselimut
Foto korban fetish kain jarik. (Foto: istimewa)

SURABAYA, iNews.id – Gilang Bungkus, pelaku fetish kain jarik memiliki orientasi seks menyimpang sejak kecil. Mantan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) ini tertarik secara seksual dengan orang berselimut atau berbungkus kain.

Orientasi seks ini pula yang terbawa hingga Gilang menempuh pendidikan di Unair. Bahkan akibat ketertarikan itu pula, Gilang menjadikan teman dan kenalannya sebagai korban.

Dia memperdaya dan mengarahkan korbannya membungkus diri. Kelainan ini juga diketahui orang tuanya.

“Kami sudah pernah interogasi pelaku. Jadi sejak kecil dia tertarik kalau ada orang yang dibungkus dan pakai selimut tertutup dari kepala sampai kaki,” kata Kapolres Kapuas, AKBP Manang Subekti melalui sambungan telepon, Jumat (7/8/2020).

Tak hanya itu, Gilang, kata Manang, juga memiliki kecenderungan suka dengan sesama jenis. Namun, dia tidak mengetahui apakah perilaku tersebut dilakukan terhadap para korban fetish atau tidak.

“Itu nanti menjadi ranahnya Polrestabes Surabaya, termasuk pasal yang disangkakan,” ujarnya.

Diketahui, pelaku fetish kain jarik, Gilang Aprilian Nugraha Pratama, sudah tertangkap. Mantan mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) ini diamankan saat bersembunyi di rumah kerabatnya di Jalan Cilik Riwut, Selat Dalam, Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Kami amankan tadi malam di Kalimantan. Ini baru mendarat di Surabaya,” kata anggota Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Ryzki Wicaksana, Jumat (7/8/2020).

Fetish kain jarik mahasiswa Unair ini terbongkar setelah salah seorang korban mengunggah curhatan di media sosial, lengkap dengan foto dan video. Unggahan tersebut ramai mendapat respon, terutama para mahasiswa yang pernah menjadi korban.

Atas kasus ini, Unair juga sudah memberikan sanksi berupa pemberhentian sebagai mahasiswa. Tak hanya itu, polisi juga turun tangan untuk mengetahui unsur pidana dalam kasus itu. Kemarin misalnya, penyidik Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya menggeledah rumah kos terduga pelaku di Surabaya.


Editor : Ihya Ulumuddin