get app
inews
Aa Text
Read Next : Pelaku Mutilasi Mayat Pria Dalam Koper di Brebes Ditangkap

Malang Geger! Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Jilu, Tangan Terikat-Mulut Tersumpal

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:36:00 WIB
Malang Geger! Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Jilu, Tangan Terikat-Mulut Tersumpal
Petugas mengevakuasi jasad perempuan dengan tangan terikat dan mulut tersumpal di Sungai Jilu Malang. (Foto: MPI/Avirista M)

MALANG, iNews.id - Penemuan mayat perempuan tanpa identitas di Sungai Jilu menggegerkan warga Desa Sukopuro, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Korban ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal kain pada Selasa (17/2/2026) pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Jabung AKP Sumarsono mengatakan, hingga 2 hari setelah ditemukan, pihaknya masih kesulitan mengidentifikasi mayat perempuan tersebut. Korban diperkirakan berusia sekitar 17 hingga 18 tahun.

Dari hasil identifikasi awal, sidik jari korban tidak ditemukan dalam data kepengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Hal ini membuat proses pengungkapan identitas menjadi lebih sulit.

"Diperkirakan belum terdaftar di Dukcapil sehingga tidak keluar hasil tes sidik jarinya. Kami masih melakukan upaya untuk mengetahui identitas korban," kata Sumarsono saat dikonfirmasi, Kamis pagi (19/2/2026).

Kapolsek membenarkan saat ditemukan kondisi jasad perempuan itu tanpa busana. Selain tangan terikat dan mulut tersumpal kain, korban juga ditemukan di tepi aliran Sungai Jilu Malang.

Korban pertama kali ditemukan seorang warga bernama Sukari yang tengah mencari kayu bakar di sekitar sungai. Melihat adanya jasad di tepi sungai, dia segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa setempat.

"Iya betul (mulut tersumpal kain dan tangan terikat) saat ditemukan, kondisi tanpa busana," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut