Gerebek 3 Home Industri Petasan, Polisi Sita 70 Kg Peledak dan 2.237 Mercon Siap Edar

Sholahudin · Senin, 03 Mei 2021 - 16:24:00 WIB
Gerebek 3 Home Industri Petasan, Polisi Sita 70 Kg Peledak dan 2.237 Mercon Siap Edar
Barang bukti petasan disita dari tiga home industry petasan di Mojokerto. (Istimewa)

MOJOKERTO, iNews.id - Polres Mojokerto menggerebek tiga industri rumahan pembuatan petasan dan bubuk peledak. Sebanyak 69,5 kg bubuk peledak dan 2.237 petasan siap edar diamankan dalam penggerebekan ini.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, penggerebekan pertama menyasar industri rumahan bubuk petasan di Desa Baureno, Kecamatan Jatirejo pada Sabtu (24/4/2021) sekitar pukul 21.30 WIB. Dari penggerebekan ini pihaknya meringkus pemilik pabrik, Mulyadi (46).

"Tersangka Cak Mul (Mulyadi) meracik sendiri bahan-bahan menjadi bubuk petasan. Kemudian menjual bubuk petasan tersebut ke masyarakat seharga Rp 150 ribu per kilogram," kata Dony saat jumpa pers di Mapolres Mojokerto, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Senin (3/5/2021).

Dalam penggerebekan tersebut, tim dari Satreskrim Polres Mojokerto menyita berbagai barang bukti dari rumah Mulyadi. Barang bukti itu meliputi 6,5 kg bubuk petasan siap jual yang sudah dikemas plastik masing-masing 0,5 kg, 5 kg bubuk petasan, 2 kg belerang, 4 kg potasium, 0,5 Kg bubuk sendawa, 1,5 kg serbuk bronze, 16 lembar sumbu petasan, tepung kanji, arang, kompor gas, panci dan alat aduk.

"Pergelangan tangan kiri tersangka ini putus karena terkena ledakan petasan tahun 1997. Sejak saat itu dia beralih meracik bubuk petasan saja," katanya.

Kepada polisi, Mulyadi mengaku membeli bahan untuk membuat bubuk petasan dari M Suwono (51), warga Desa Balongmacekan, Kecamatan Tarik, Sidoarjo seharga Rp 2,9 juta. Bahan itu terdiri atas 25 kg belerang, 25 kg potasium, 2 kg serbuk bronze, 100 lembar kertas sumbu, serta 1 kg bubuk sendawa. Malam itu juga tim dari Satreskrim Polres Mojokerto menggerebek rumah Suwono.

"Suwono mengaku membelikan bahan untuk Mulyadi ke Kaseran. Ternyata Suwono juga memproduksi petasan," katanya.

Selain meringkus Suwono, polisi juga menggeledah tempat tinggalnya. Petugas menyita 9 kg bubuk petasan dengan kemasan 1 Kg, 37,5 kg bubuk petasan kemasan 0,5 Kg, 21 petasan berdiameter 9 cm, 5 dus petasan berdiameter 2 cm, 32 lembar sumbu petasan, 91 selongsong petasan, 24 rol kertas, serta berbagai peralatan untuk membuat petasan.

Suwono mengaku membeli bubuk petasan dari seorang pria berinisial PDK yang kini masih buron. Bahan peledak itu dia beli seharga Rp 170.000 per kg.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2