Gerak Cepat, Polda Jatim Geledah Tempat Kos Pelaku Fetish Kain Jarik

Ihya Ulumuddin ยท Kamis, 06 Agustus 2020 - 15:43 WIB
Gerak Cepat, Polda Jatim Geledah Tempat Kos Pelaku Fetish Kain Jarik
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

SURABAYA, iNews.id – Aparat kepolisian bertindak cepat mengusut kasus fetish kain jarik mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Setelah membuka posko pengaduan, polisi juga menggeledah tempat kos terduga pelaku Gilang Aprilian Nugraha Pratama di Surabaya.

“Petugas sudah mendatangi tempat kos terlapor dan melakukan penggeledahan. Saat ini masih proses penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kamis (6/8/2020).

Tak hanya itu, polisi juga sudah memeriksa tiga orang korban dan delapan saksi dalam kasus ini. Seluruh keterangan tersebut dibutuhkan untuk mendapatkan kontsuksi utuh atas dugaan pelecehan seksual tersebut.

“Beberapa saksi dan korban sudah dimintai keterangan. Identitas mereka juga kami rahasiakan,” ujarnya.

Terkait ancaman pasal dalam kasus fetish tersebut, Trunoyudo belum bisa memastikan. Namun, berdasar bukti sementara, terduga pelaku bisa dikenai pasal sekaligus. Pertama, Pasal 27 ayat (4) juncto Pasal 45 ayat (4) Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Kedua, Pasal 29 juncto Pasal 45B UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Ketiga, 335 KUHP.

“Sebab, ada mentransmisikan, kemudian mengancam atau menakut-nakuti melalui elektronik dan perbuatan tidak menyenangkan,” ujarnya.

Diketahui, fetish kain jarik mahasiswa Unair terbongkar setelah salah seorang korban mengunggah curhatan di media sosial, lengkap dengan foto dan video. Unggahan tersebut ramai mendapat respon, terutama para mahasiswa yang pernah menjadi korban.

Atas kasus ini, Unair juga sudah memberikan sanksi berupa pemberhentian sebagai mahasiswa. Tak hanya itu, polisi juga turun tangan untuk mengetahui unsur pidana dalam kasus itu.


Editor : Ihya Ulumuddin