get app
inews
Aa Text
Read Next : Ngeri! 2 Perempuan Boncengan Motor Tewas Masuk Kolong Truk Tronton di Jombang

Gelap, Sepi dan Sunyi, Begini Suasana Mal di Malang Hari Kedua PPKM Darurat

Minggu, 04 Juli 2021 - 16:11:00 WIB
Gelap, Sepi dan Sunyi, Begini Suasana Mal di Malang Hari Kedua PPKM Darurat
Mal di Malang, Jawa Timur, tutup akibat PPKM Darurat pada Minggu (4/7/2021) (Avirista Midaada/MNC Portal)

MALANG, iNews.id - Tidak seperti biasanya, di hari Minggu atau akhir pekan sejumlah pusat perbelanjaan mal di Kota Malang, Jawa Timur yang biasanya ramai kini terlihat sangat sepi. Hal ini disebabkan mal - mal di Kota Malang, diminta untuk tutup saat masa PPKM darurat yang berlangsung 3 - 20 Juli 2021.

Padahal biasanya mal-mal ini diserbu masyarakat Malang untuk sekedar menghabiskan akhir pekan bersama keluarga kendati di saat Covid-19 masih merebak. 

Tampak dari pengamatan di hari Minggu (4/7/2021) atau hari kedua PPKM darurat beberapa mal sepi. Salah satu mal di Jalan Veteran Kota Malang, Malang Town Square (Matos) hampir seluruhnya gerai berhenti beroperasi. Bahkan kondisi parkir di lantai dasar mal yang biasanya ramai di hari minggu, kini lengang dan gelap. 

Memasuki bangunan mal di lantai dasar, hanya gerai makanan dan minuman, supermarket, serta sebuah toko peralatan tulis dan buku, saja yang beroperasi. Tampak suasana begitu sepi, gelap, dan menyeramkan. 

Tak ada meja dan kursi yang bisa digunakan untuk sekedar beristirahat. Sementara pengunjung yang masuk hanya bisa berada di lantai dasar saja, askes naik menuju lantai dua, tiga, dan empat mal tersebut ditutup total. Beberapa pegawai makanan pun tampak bersiap mulai menutup kembali jualannya.

Meja dan kursi terpasang di ekskavator dalam mal. Begitu pun dengan akses lift yang tampak tak nyala. Mal ini memang sengaja hanya membuka satu lantainya di masa PPKM darurat. Sedangkan beberapa gerai makanan yang ada di lantai dua dan tiga juga tampak beberapa yang buka. 

Hanya hilir mudik beberapa ojek online yang tampak mengambil pesanan di dalam mal. Sementara para pengunjung yang sedianya mau nge-mal masuk dari lantai dasar ke atas terpaksa mengurungkan niatnya. 

Suasana mal di Malang, Jawa Timur, ditutup akibat PPKM Darurat pada Minggu (4/7/2021) (Avirista Midaada/MNC Portal)
Suasana mal di Malang, Jawa Timur, ditutup akibat PPKM Darurat pada Minggu (4/7/2021) (Avirista Midaada/MNC Portal)

Hal serupa juga tampak saat MNC Portal Indonesia mencoba memantau Mal Olympic Garden (MOG) di Jalan Kawi, Kota Malang. Baru tiba di gerbangnya saja sudah terpasang tulisan besar Mall Tutup. Petugas keamanan juga tampak bersiaga mengarahkan pengunjung yang masuk. 

Sedangkan akses pintu keluar masuk ke parkiran basement bangunan mal juga terkunci total. Tak ada aktivitas sama sekali di sini. Bahkan melalui belakang mal tepatnya di sekitar Stadion Gajayana, Kota Malang, aksesnya juga ditutup total.

Tampak hanya beberapa petugas Dinas Perhubungan Kota Malang yang berjaga pintu gerbang parkir.

Serupa dengan dua mal sebelumnya, sebuah mal di kawasan Alun - Alun Kota Malang pun juga tutup total. Sebuah tulisan terpasang di pintu masuk parkiran mal. Pintu masuk mal juga tampak tutup dan tak ada aktivitas berarti, kecuali pihak keamanan mal sendiri. 

"Sepi mas, ini dari pagi sampai siang ini baru dapat dua konsumen saja. Padahal hari minggu, biasanya sudah ramai jam segini," ucap pria pegawai gerai minuman di Mal Matos yang enggan menyebutkan namanya. 

Suasana mal di Malang, Jawa Timur, ditutup akibat PPKM Darurat pada Minggu (4/7/2021) (Avirista Midaada/MNC Portal)
Suasana mal di Malang, Jawa Timur, ditutup akibat PPKM Darurat pada Minggu (4/7/2021) (Avirista Midaada/MNC Portal)

Seorang pengunjung Novita Widyawati mengatakan, dia ingin membeli pakaian di mal yang ada di Jalan Veteran, namun dia mengurungkan niatnya karena gerai - gerai tutup. Dirinya mengaku telah mengetahui adanya penutupan mal.

"Niatnya beli baju atau kalau nggak buka ya mau beli camilan di foodcourt, tapi tetap dibawa pulang. Eh ternyata aksesnya tutup mau naik (ke lantai satu)," kata Novita.

Sementara itu Mall Director Matos Fifi Trisjanti mengemukakan, pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 yang kian masif. Makanya pihak manajemen Matos memutuskan untuk menutup gerai dan tenant non-kebutuhan pangan dan medis. Meski diakuinya, penutupan mal ini berimbas juga besar bagi sektor pendapatan para karyawan dan gerai - gerai yang ada di dalam mal itu sendiri. 

"Jadi ini PPKM (darurat), ya mau nggak mau, kita harus nurut. Saya tidak mungkin, pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan yang tidak bijak. Jadi ini memang yang terbaik, kalau kita nggak PPKM ya bakal nggak karuan. Malah kita akan tambah sengsara," tegasnya.

Dia meminta seluruh masyarakat untuk kompak semua dalam 17 hari ke depan selama PPKM darurat diberlakukan. Setelah selesai dan kasusnya menurun baru berbicara mengenai kebangkitan ekonomi lagi perlahan-lahan. 

"Saya cuman imbau ayo kita kompak nurut. Gitu aja. Supaya ini selesai, semua manut (mengikuti), perekonomian akan bangkit lagi. Kalau nggak nurut, PPKM lebih lama lagi, lebih hancur lagi. Lebih baik lagi manut, dua minggu manut. Kita support pemerintah," tegasnya. 

Editor: Nur Ichsan Yuniarto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut