Dukun Gadungan di Kota Batu Tipu Tetangga sejak 2016, Korban Rugi Rp18 Miliar

Okezone.com, Avirista Midaada ยท Rabu, 23 September 2020 - 16:42:00 WIB
Dukun Gadungan di Kota Batu Tipu Tetangga sejak 2016, Korban Rugi Rp18 Miliar
Dukun gadungan di Kota Batu ditangkap polisi usai tipu tetangga hingga Rp18 miliar. (Foto: Okezone.com/Avirista Midaada)

KOTA BATU, iNews.id - Warga Kota Batu, Jawa Timur (Jatim) ditangkap polisi karena menggelapkan uang tetangga senilai Rp18 miliar. Pelaku melancarkan aksi sejak 2016.

AH warga Dusun Krajan, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon ini mengaku sebagai dukun untuk memperdaya tetangga. Modusnya, dia mengaku mampu menggandakan uang melalui ritual tertentu.

"Pelaku AH ini melancarkan aksinya dengan modus mengaku bisa menggandakan uang dengan melalui ritual-ritual tertentu dengan membayar sejumlah uang yang telah ditentukan," kata Kapolres Batu, Harviadhi Agung Prathama, Rabu (23/9/2020) siang.

Dukun gadungan meminta korban untuk membayar uang dengan nominal tertentu. Nantinya, AH akan melakukan ritual khusus untuk mendatangkan samurai.

Nantinya, jika korban menjual samurai tersebut, harganya bisa berlipat-lipat. Dari sanalah korban terperdaya.

Namun, bila uang itu tidak dikirim, maka pelaku beralasan samurainya tak bisa muncul karena ritual gagal. Sementara untuk meyakinkan korban, pelaku menggunakan sejumlah benda yang diklaim sakti, keramat dan bisa mendatangkan kekayaan.

Barang-barang tersebut di antaranya keris, dupa, hingga ilmu yang bisa membuatnya menghilang. "Dari sana korban semakin percaya," katanya.

Sayang, anak korban ini curiga lantaran adanya transfer uang kepada pelaku. Dia lantas melaporkan kejadian ini kepada polisi.

Saat diselidiki, ternyata pelaku AH ini belum pernah memberikan uang sepeser pun kepada korban. Pelaku bahkan meminta bantuan temannya berinisial SS untuk mencarikan samurai yang digunakan memperdaya korban.

Dari kediaman pelaku AH, polisi menyita sejumlah peralatan perdukunan. Di antaranya sejumlah buku - buku spiritual, senjata tajam jenis keris dan samurai, dupa dan minyak.

Akibat perbuatannya, baik AH dan rekannya SS harus mendekam di jeruji besi Polres Batu. Keduanya dijerat dengan Pasal 378 atau 372 KUHP mengenai penggelapan.


Editor : Umaya Khusniah