Dinkes Jatim Catat Kasus Campak Tertinggi Terjadi di Madura

Antara ยท Rabu, 25 Januari 2023 - 09:26:00 WIB
Dinkes Jatim Catat Kasus Campak Tertinggi Terjadi di Madura
Ilustrasi imunisasi campak. (Foto: Antara/Ilustrasi)

SURABAYA, iNews.id - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur (Jatim) Erwin Astha mengatakan kasus campak tertinggi di Jatim berada di Pulau Madura. Secara total, terdapat 150 kasus campak yang merebak di empat kabupaten di kawasan tersebut.

"Dari catatan hingga Desember 2022, di Pulau Madura tercatat ada 150 kasus campak, dengan perincian Kabupaten Sampang 57 kasus, Kabupaten Sumenep 55 kasus, Kabupaten Pamekasan 25 kasus, dan Bangkalan 13 kasus," kata Erwin, Selasa (24/1/2023).

Sementara sebaran kasus campak di daerah lain yakni Pasuruan dengan 34 kasus, Magetan 10 kasus, Kabupaten Probolinggo lima kasus, dan Kota Batu empat Kasus.

Kendati demikian, Erwin Astha memastikan, seluruh kasus campak di Pulau Madura hingga saat ini masih tertangani dengan baik.

"Alhamdulillah, pasiennya telah dinyatakan sembuh. Berdasarkan laporan yang masuk ke Dinkes Provinsi Jatim, belum ada laporan campak yang memerlukan perawatan intensif," katanya.

Menurutnya, kasus campak ini disebabkan terjadinya penurunan cakupan imunisasi yang signifikan saat pandemi Covid-19, sehingga menyebabkan banyak anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin lengkap.

"Kasus campak terjadi dikarenakan rendahnya cakupan imunisasi MR/MMR. Oleh karena itu, kepada orang tua harus memastikan buah hatinya sudah mendapatkan cakupan vaksinasi yang lengkap," ujar dia.

Erwin berpesan kepada masyarakat apabila menemui gejala demam dan ruam atau bintik kemerahan, segera bawa ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Editor : Rizky Agustian

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJatim di Google News

Bagikan Artikel: