Diduga Diselingkuhi, Istri Ketua DPRD Kota Probolinggo Curhat di Facebook

Hana Purwadi ยท Senin, 13 Januari 2020 - 12:27 WIB
Diduga Diselingkuhi, Istri Ketua DPRD Kota Probolinggo Curhat di Facebook
Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib saat memberikan keterangan di terkait isu perselingkuhan. (Foto: Hana Purwadi)

PROBOLINGGO, iNews.id – Diduga diselingkuhi, istri Ketua DPRD Kota Probolinggo curhat di media sosial Facebook. Meski telah dihapus, postingan tersebut sudah kadung beredar dan jadi perbincangan masyarakat.

Akun Facebook atas nama Ika Wahyu Hidayat, istri dari ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib, menulis keluh kesah hati di beranda facebook suami, Minggu (12/1/2020) sore. Postingan tersebut lantas viral meski tak berapa lama kemudian dihapus.

Dalam postingan tersebut, pemilik akun mengatakan suami kunjungan kerja ke Pamekasan dan menginap di sebuah hotel di Surabaya bersama perempuan lain. Pemilik akun mengetahui lantaran ketika berkomunikasi lewat video call, dia mengetahui ada koper warna kuning di dalam kamar padahal suami memakai tas hitam.

Tak hanya itu, pemilik akun juga mengatakan ada pembersih muka di kamar mandi padahal suami tak menggunakan. Dia bahkan melihat sekelebatan orang lewat membungkuk mengenakan pakaian warna hijau saat video call berlangsung.

BACA JUGA: Dituding Selingkuh, Guru SD di Bondowoso Dipecat Sepihak

Viralnya postingan istri di media sosial, ditanggapi serius Ketua DPRD Kota Probolinggo. Dia menyayangkan adanya postingan tersebut.

“Terlepas dari benar tidaknya berita itu, saya sudah sampaikan kronologinya, mungkin dia sedang cemburu, biasa sudah saya rasakan beberapa kali,” katanya.

Dia berencana akan segera menemui istri yang kini tinggal di Kecamatan Kraksaan, Probolinggo. Pascakejadian ini, dia juga mengaku hubungan dengan semua keluarga besar dan anak-anak baik.

Menurut salah satu warga Probolinggo, Andi, postingan beraroma perselingkuhan ini sempat viral namun kini sudah dihapus. Dia berharap masalah ini segera ditanggapi dan diselesaikan oleh pihak–pikak terkait.

“Ini termasuk mencoreng nama baik DPRD Kota Probolinggo,” katanya, Senin (13/1/2020).


Editor : Umaya Khusniah