Dapat Hadiah, Penyanyi Ello Mengklaim Jadi Korban Investasi Bodong MeMiles

Ihya Ulumuddin ยท Selasa, 14 Januari 2020 - 20:14 WIB
Dapat Hadiah, Penyanyi Ello Mengklaim Jadi Korban Investasi Bodong MeMiles
Penyanyi Marcello Tahitoe didampingi kuasa hukumnya seusai menjalani pemeriksaan kasus investasi bodong MeMiles di Mapolda Jatim, Surabaya, Selasa (14/1/2020). (Foto: iNews/Ihya' Ulumuddin)

SURABAYA, iNews.id - Penyanyi Marcello Tahitoe mengklaim hanya menjadi member investasi bodong MeMiles. Bahkan, pria yang akrab disapa Ello itu mengaku ikut menjadi korban dalam bisnis investasi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Ello seusai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (14/1/2020). Hari ini Ello menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan investasi bodong milik PT Kam and Kam. Pelantun lagu “Pergi Untuk Kembali” itu diperiksa selama hampir delapan jam.

“Saya di sini sebagai korban karena tidak jelas. Nama saya juga tersebut ke masalah ini, dan ini cukup mengganggu saya,” katanya, Selasa (14/1/2020).

 

BACA JUGA: Investasi Bodong MeMiles, Penyanyi Ello Diperiksa Penyidik Polda Jatim

 

Ello mengaku sempat kaget begitu kasus tersebut mencuat di Polda Jatim. Apalagi, namanya ikut disebut dalam bisnis itu. Baginya, kasus yang saat ini dibongkar Polda Jatim tersebut, cukup mengganggu.

Kendati demikian Ello tidak memungkiri pernah mendapat reward dari bisnis invetasi berbasis aplikasi ini. Ello mengaku mendapat reward berupa mobil sedan, seusai melakukan top up di MeMiles.

“Iya, saya top up. Saya dapat reward secara prosedur. (karena itu) saya lumayan kaget ketika mendengar rilis dari Polda Jatim,” ujarnya.

 

BACA JUGA: Artis Eka Delly Diperiksa Selama 11 Jam dengan 59 Pertanyaan terkait Investasi Ilegal MeMiles

 

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pada pemeriksaan tersebut, Ello dicecar sekitar 45 pertanyaan. Di antaranya terkait keanggotaannya dalam investasi bodong MeMiles. Namun, Trunoyudo belum bisa menjelaskan secara rinci terkait hasil pemeriksaan.

“Untuk perkembangan tentu nanti akan disampaikan terkait dengan apa yang menjadi hasil penyidikan dan ini otoritas penyidik. Nanti kita lakukan analisa. Yang bersangkutan sebagai member kemudian top up dan juga menerima reward,” katanya.

Diketahui, Polda Jatim membongkar kasus investasi bodong MeMiles. Dua orang tersangka diamankan dalam kasus ini, yakni direktur utama dan rekan kerjanya. Tak hanya itu, Polda Jatim juga mengamankan barang bukti uang nasabah sebesar Rp121 miliar serta 18 unit mobil.


Editor : Maria Christina