Cerita Ibu Muda di Surabaya yang Ditinggalkan Suami karena Bayinya Cacat

Ali Masduki ยท Senin, 02 Desember 2019 - 19:07 WIB
Cerita Ibu Muda di Surabaya yang Ditinggalkan Suami karena Bayinya Cacat
Dina Oktaviani menggendong anaknya, Pandhu di depan rumah petaknya kawsan Jojoran, Surabaya. (Foto: SINDOnews)

SURABAYA, iNews.id – Malang tak bisa ditolak mujur tak bisa diraih. Mungkin pepatah itu pantas menggambarkan nasib Dina Oktaviani (21) warga kawasan Jojoran, Surabaya, Jatim yang ditinggalkan suaminya begitu saja hanya karena melahirkan anak cacat.

Dina ditinggalkan suaminya, Muhammad Abdul Aziz (23) tak lama setelah dirinya melahirkan anak pertamanya. Bukan hanya itu, mertua pun enggan menganggap anak yang dilahirkannya tersebut sebagai cucunya.

Dina mengaku tidak tahu pasti penyebab anaknya lahir dalam kondisi seperti ini. Namun dia mengaku sempat digigit tikus saat tidur di rumah petaknya tersebut sampai berdarah.

Dia berasumsi, mungkin akibat gigitan tersebut, sehingga ada virus yang menular. “Ya, mungkin ini sudah menjadi takdir saya dan anak saya ini," katanya ditemui di rumahnya dikutip SINDOnews, Senin (2/12/2019).

BACA JUGA: Memilukan, Ibu Muda di Surabaya Ini Diceraikan Suami karena Lahirkan Anak Cacat

Kini, Dina harus menghidupi anaknya seorang diri. Perempuang lulusan SMK ini sudah tak lagi mendapat nafkah dari sang suami, sehingga dia memulai usaha berjualan es buah di rumahnya sambil mengurus sang bayi.

"Untuk saat ini, saya ingin bekerja di rumah saja, seperti membuat es jus atau puding susu yang dijual melalui online. Supaya saya bisa fokus merawat anak," katanya.Dina juga berharap ada bantuan rumah susun dari Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya, karena rumah petak yang ditinggalinya merupakan milik dari adik ibunya, yang akan dijual dalam waktu dekat.

Diketahui, Dina melahirkan anak tidak normal berinisial MPF (5 bulan) dan baru menjalani operasi di Rumah Sakit Umum (RSU) dr Soetomo Surabaya untuk pemasangan selang untuk saluran cairan di kepala. Bayi malang ini didiagnosis mengidap Facial Cleft Tessier Hydrocephalus Myelomeningocele.

Selain mengidap Hydrocypalus, Pandhu juga mengalami cacat pada wajah, khususnya di bagian bibir, hidung dan mata. Dia tidak bisa memakai dot untuk susu formula. Bahkan, untuk minum ASI pun, bayi ini kesulitan.


Editor : Kastolani Marzuki