Catat, Ini SOP Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK

Aan Haryono ยท Jumat, 08 Juli 2022 - 19:52:00 WIB
Catat, Ini SOP Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK
Penyembelihan hewan kurban harus mematuhi protokol kesehatan. (ilustrasi).

SURABAYA, iNews.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta panitia kurban memperhatikan pedoman pelaksanaan pemotongan hewan dalam situasi wabah penyakit nulut dan kuku (PMK) di Kota Surabaya. Pedoman tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 451/9519/436.7.9/2022 tentang Pelaksanaan Kurban selama wabah PMK. 

Untuk pedoman pemotongan hewan kurban yang pertama mencakup syarat dan administrasi, yakni kegiatan pemotongan hewan kurban dianjurkan dilakukan di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) resmi, RPH Pegirian dan RPH Kedurus Kota Surabaya. Pemotongan hewan kurban di luar RPH hanya dilakukan untuk pelaksanaan upacara keagamaan, upacara adat, atau darurat.

“Apabila dilakukan di luar RPH, maka tempat pemotongan hewan kurban harus mendapat persetujuan dari Pemkot Surabaya melalui camat setempat. Hewan kurban yang akan dipotong, apabila dibeli dari luar kota, harus dibuktikan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Surat Veteriner (SV) dari daerah asal dan didatangkan/disiapkan di lokasi mendekati hari pemotongan (paling cepat H-3),” kata Eri Cahyadi, Jumat (8/7/2022).

Hewan kurban yang akan dipotong, apabila dibeli dari peternak lokal atau tempat penjualan hewan kurban di wilayah Kota Surabaya, apabila belum diperiksa atau belum memiliki SKKH dari Pemkot Surabaya, dapat mengajukan pemeriksaan hewannya kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya melalui camat setempat.

“Apabila telah memiliki, maka sudah tidak perlu dilakukan pemeriksaan. Kecuali ditemukan hewan sakit atau gejala PMK,” ujarnya.

Kedua, persyaratan teknis tempat pemotongan hewan kurban di luar RHP-R, tersedia fasilitas penampungan hewan. Yakni, memiliki pagar atau pembatas atau tindakan tertentu agar hewan tidak berkeliaran dan tidak memungkinkan hewan ternak lain masuk ke tempat pemotongan hewan. Serta memiliki lahan pemotongan yang cukup dengan jumlah hewan.

Editor : Ihya Ulumuddin

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: