BPBD Jatim Buka Dapur Umum Khusus untuk Balita dan Anak Korban Erupsi Gunung Semeru
Khusus terkait aktivitas Dapur Umum Anak dan Balita, BPBD Jatim telah menurunkan Tim Srikandi BPBD untuk melakukan penyiapan makanan tambahan gizi dan mendistribusikannya kepada anak-anak pengungsi. Rencananya, dapur balita ini, akan memberikan pelayanan di pos pengungsi secara bergilir dari satu tempat ke tempat yang lain.
"Kita akan gilir untuk setiap titik pos pengungsi per dua hari," ujar Kalaksa BPBD Jatim Drs Budi Santosa.
Berdasar data Satgas Tanggap Darurat APG Gunung Semeru, sampai dengan Sabtu (11/12), jumlah pengungsi terdampak erupsi Gunung Semeru sebanyak 6.573 jiwa. Jumlah tersebut terbagi dalam 126 titik pengungsian yang terdiri dari 24 titik pengungsian terpusat dan 102 titik pengungsian menyebar atau mandiri.
Jumlah titik pengungsian tersebut tersebar di 21 kecamatan, dengan titik terbanyak berada di Kec. Candipuro sejumlah 2.331 jiwa dan Kecamatan Pasirian sebanyak 1.307 jiwa.
Sedangkan jumlah pengungsi di Kecamatan Pronojiwo sebanyak 525 jiwa atau dibawah jumlah pengungsi di Kecamatan Tempeh yang sebanyak 640 jiwa.
Editor: Ihya Ulumuddin