Berkas Perkara Kasus MeMiles Lengkap, Penyidik Polda Limpahkan ke Kejati Jatim

Rahmat Ilyasan ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 12:06 WIB
Berkas Perkara Kasus MeMiles Lengkap, Penyidik Polda Limpahkan ke Kejati Jatim
Ekspos kasus investasi bodong MeMiles di Polda Jatim. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id - Berkas perkara lima tersangka kasus investasi bodong MeMiles tahap pertama telah dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Jatim). Nantinya penyidik akan menunggu petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), apakah sudah lengkap atau belum.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Trunoyudho Wisnu Andiko, penyidik indasi direskrimsus sudah menyatakan berkas perkara kasus MeMiles lengkap per Senin (10/2/2020). Penyidik selanjutnya menyerahkan ke JPU.

“JPU nantinya akan melalukan penelitian berkas perkara, apakah lengkap atau ada petunjuk untuk penyidik,” katanya, Senin (10/2/2020).

Ditreskrimsus Polda Jatim telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini. Mereka yakni Kamal Tarachan alias Sanjai selaku direktur, Suhanda sebagai manajer, PH atau Prima Hendika selaku ahli IT, Martini Luisa selaku motivator dan Sri Wiwit selaku pendistribusi hadiah kepada member.

Dalam kasus ini, sejumlah alat bukti lain sudah dikumpulkan di antaranya keterangan saksi sejumlah 56 orang termasuk para artis, korban maupun member. Hampir 700 korban sudah melapor dan mengadu ke posko pengaduan korban MeMiles.

Selain itu masih ada uang tunai terakhir Rp147,8 miliar, kendaraan roda empat sejumlah 28 dan tiga unit sepeda motor serta puluhan barang elektronik.

Jika JPU suudah menyatakan lengkap, maka semua alat bukti dan juga tersangka akan dikirimkan di tahap dua. Selanjutnya akan ada penuntutan ke peradilan. Berkas perkara ini akan diserahkan ke JPU pada Selasa (11/2/2020).

Terkait dengan salah satu penyanyi yang hingga kini belum mendatangi Polda Jatim untuk dimintai keterangan, Judika, menurut Trunoyudho, jika kejakasaan masih memerlukan keterangan, maka polisi akan tetap melakukan pemanggilan.

Sebelumnya Polda Jatim membongkar jaringan investasi bodong MeMiles yang dalam delapan bulan omzetnya mencapai 750 miliar lebih dan 260 member. Polisi juga mengamankan aset uang tunai Rp147,8 miliar lebih, puluhan mobil dan ratusan barang elektronik.

Meski tahap satu sudah selesai, namun polisi masih melakukan penyelidikan kasus MeMiles dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).


Editor : Umaya Khusniah