Berkas Kasus MeMiles Hampir Rampung, Penyidik Tinggal Tunggu 2 Artis Lagi

Ihya Ulumuddin, Rahmat Ilyasan ยท Rabu, 29 Januari 2020 - 12:05 WIB
Berkas Kasus MeMiles Hampir Rampung, Penyidik Tinggal Tunggu 2 Artis Lagi
Sebagian barang bukti berupa mobil yang disita dari member MeMiles. (Foto: iNews/Rahmat Ilyasan)

SURABAYA, iNews.id - Penyidikan Polda Jawa Timur (Jatim) terhadap kasus investasi bodong MeMiles hampir rampung. Saat ini penyidik tinggal melengkapi keterangan dua orang saksi dan berkas akan segera dilimpahkan ke kejaksaan.

“Berkas kasus sudah hampir sempurna. Sudah mencapai 90% di tahap pertama. Setelah itu, akan kami limpahkan,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu (29/1/2020).

Wisnu mengatakan, saat ini penyidik masih menunggu pemeriksaan dua orang saksi lagi. Masing-masing J dan SB. Keduanya merupakan figur publik. Beberapa waktu lalu J dan SB sudah dipanggil penyidik, namun, mereka belum mengonfirmasi untuk hadir.

“Jika dibutuhkan, tidak menuntut kemungkinan akan dilakukan pemanggilan yang kedua,” katanya.

BACA JUGA: Kasus Investasi Bodong MeMiles, Desainer Adjie Notonegoro Diperiksa Polisi

Sementara itu, sejumlah pihak terus memberi dukungan kepada Polda Jatim untuk mengusut tuntas kasus investasi bodong. Komisi III DPR RI misalnya, pada Selasa (28/1/2020) kemarin mendatangi Polda Jatim untuk melihat barang bukti serta detail kasus kejahatan ini.

Diketahui, Polda Jatim membongkar kasus investasi bodong MeMiles. Lima orang tersangka sudah diamankan dalam kasus ini. Mereka yakni direktur utama, motivator, ahli IT, pengelola keuangan serta distributor reward kepada member.

Tak hanya itu, polisi juga telah mengamankan uang tunai Rp138 miliar serta 24 unit mobil sebagai barang bukti. Uang ratusan miliar tersebut merupakan milik member yang disita dari pengelola investasi bodong MeMiles, PT Kam and Kam. Sedangkan 24 mobil merupakan reward yang diterima member.

Hasil penyelidikan polisi, ada banyak figur publik dan artis yang terlibat dalam kasus investasi bodong ini. Selain sebagai member, polisi juga menengarai sebagian dari mereka merupakan endorser dan koordinator.


Editor : Umaya Khusniah