Beri Kesaksian Palsu Kasus Pembunuhan, 2 Perangkat Desa di Tulungagung Divonis Bersalah

Antara ยท Kamis, 05 November 2020 - 07:09:00 WIB
Beri Kesaksian Palsu Kasus Pembunuhan, 2 Perangkat Desa di Tulungagung Divonis Bersalah
Dua perangkat desa di Tulungagung, Jawa Timur divonis bersalah memberi kesaksian palsu dalam kasus pembunuhan. (Antara)

TULUNGAGUNG, iNews.id - Dua perangkat desa di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur divonis bersalah. Keduanya memberikan kesaksian palsu dalam kasus pembunuhan.

"Vonis atas keduanya lebih berat dari tuntutan jaksa karena kesaksian palsu yang diberikan telah meresahkan masyarakat dan melecehkan peradilan," kata Kepala Pengadilan Negeri Tulungagung, Mujiono, Rabu (4/11/2020) malam.

Kedua terpidana yakni Suwignyo dan Heru Sumarsono. Suwingyo yang merupakan Kepala Dusun Ngingas divonis dua tahun enam bulan penjara. Sedangkan Heru yang meruapakan Kasi Pemerintahan Desa Campurdarat divonis dua tahun penjara.

"Keduanya terbukti bersalah melanggar Pasal 263 ayat 1 dan 2 tentang dokumen palsu," tuturnya.

Kasus ini bermula saat keduanya bersaksi dalam kasus pembunuhan dengan terdakwa Deni Yonathan dan Fernando Irawan pada 28 Februari 2020. Korban pembunuhan adalah sepasang suami istri, Adi Wibowo dan Suprihatin, warga Dusun Ngingas, Desa Campurdarat.

Keduanya telah diambil sumpah untuk menyampaikan keterangan dengan sebenarnya. Namun terpidana Suwignyo malah memberikan keterangan palsu di pengadilan, dengan mengatakan kedua terdakwa tidak berada di Tulungagung saat pembunuhan itu terjadi.

Untuk memperkuat alibi, Suwignyo meminta Heru Sumarsono membuat dokumen seolah-olah kedua terdakwa memang tidak berada di Tulungagung.

Editor : Reza Yunanto

Halaman : 1 2